Angkutan Online Jangan Matikan Angkot – Radar Surabaya

“Pemerintah dituntut jangan lambat mengantisipasi, itu betul. Pemprov jelas, yang besar difasilitasi dan yang kecil tidak kalah dalam pembangunan. Maka harus melindungi, tidak mungkin yang kalah habis,” ujar pakde Karwo, sapaan karib Soekarwo, Kamis (4/1). 

Pemerintah, lanjutnya, tidak bisa begitu saja membiarkan yang kalah itu mati. Pakde Karwo pun menegaskan bahwa saat ini tidak dalam ekonomi liberisasi, melainkan ekonomi gotong royong. Dimana perusahaan besar membantu perusahaan yang kecil. 

“Ini Corporate Sosial Responsibility (CSR) awal dengan dibantu yang tidak efisien,” jelasnya. 

Dalam peluncuran taksi online kemarin, juga dibarengi dengan pemberian CSR perusahaan aplikasi berupa router wifi yang dipasangkan kepada angkutan konvensional. Ini sebagai upaya pemerintah untuk tetap memberi kelangsungan hidup bagi kendaraan angkutan umum konvensional. 

“Mari yang besar bersama kecil membenahi. Kalau CEO (aplikasi taksi online) ingin tambah kaya, tambah bantuannya kepada yang lemah,” tandasnya.  

Sementara itu, Senior Vice President Public Policy and Government Relations salah satu usaha taksi online  Malikulkusno Utomo mengatakan, program ini sejalan dengan misi perusahaan untuk bisa membantu meningkatkan kesejahteraan pengemudi dan memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. 

“Kami berharap program ini bisa membawa dampak positif bagi angkot-angkot dan para pengguna jasanya. Kami selalu menyambut baik berbagai inisiatif yang bertujuan untuk peningkatan layanan kepada masyarakat,” kata Malikulkusno.

Dia melanjutkan, bahwa program CSR ini merupakan langkah positif dalam membangun keharmonisan antara transportasi konvensional dan pnline. Dia berharap inisiatif ini dapat memicu berbagai ide kolaborasi lainnya yang dapat mendorong peningkatan kualitas layanan dan keberlangsungan pelaku industri transportasi. 

Pihaknya berjanji akan mematuhi aturan terkait angkutan sewa khusus yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 108 Tahun 2017. Dia memberikan syarat kepada seluruh armada yang terdaftar untuk lolos uji kir dan memiliki SIM A umum. Sehingga bisa dipasangi stiker. (bae/rud)

(sb/bae/jek/JPR)