Antar Pesanan SS, Warga Sidoarjo Diringkus – Radar Jember

Awalnya, saat petugas membekuk, dia mengelak kalau tidak membawa sabu. Setelah petugas menggeledah barang bawaannya, petugas menemukan SS seberat 5 gram dalam klip plastik yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok. 

”Setelah ada bukti, tersangka langsung membawa ke Mapolsek Sumbersari untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek Sumbersari Kompol Nur Hadi Suseno.

Yusuf datang sendiri ke Jember, karena dia bermaksud mengantarkan pesanan sabu pada seorang pembeli yang sebelumnya telah menghubungi dirinya. 

Penangkapan terhadap tersangka, bermula dari laporan masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Sumbersari.

Kapolsek Sumbersari menyebut, Yusuf sempat mengelak menjual sabu di Jember. “Setelah terbukti membawa sebungkus sabu tersebut, tersangka Yusuf tidak bisa mengelak lagi. Sehingga tersangka langsung diamankan ke Polsek Sumbersari untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Suseno kepada sejumlah wartawan  Kamis pagi (11/1).

Ia menjelaskan, tersangka Yusuf merupakan warga Desa Kalijaten, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Yusuf sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.

Barang bukti lain yang didapat dari Yusuf, sebuah handphone Nokia warna merah hitam yang digunakan tersangka untuk menerima dan menghubungi calon pembeli sabu tersebut.

Dari pengakuan Yusuf, BB narkotika jenis itu didapatkan dari seorang pengedar di wilayah kota Surabaya. “Karena jarak antara Surabaya dan Sidoarjo kan dekat. Jadi BB itu dia dapatkan dari sana (Surabaya),” katanya.

Penangkapan tersangka Yusuf ini, bertujuan memberantas peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Sumbersari dan di seluruh wilayah Kabupaten Jember. Sehingga diharapkan peredaran narkotika dapat diantisipasi dan tersangka dapat jera setelah nantinya diproses hukum lebih lanjut.

Dengan tertangkapnya Yusuf, selanjutnya tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 Sub Pasal 112 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Bahwa tersangka terbukti mengedarkan, memiliki, menyimpan, menguasai, dan menyediakan narkotika jenis sabu, dan terancam dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara, dan paling lama seumur hidup,” jelasnya.

Selanjutnya dengan tertangkapnya Yusuf, petugas akan mengembangkan kasus tersebut secara lebih mendalam. ”Dimana selain akan menangkap pengedar utama, petugas juga akan melacak pembeli ataupun penyalur narkotika itu di wilayah Kabupaten Jember,” pungkas Hadi. 

(jr/jum/hdi/das/JPR)

Source link