Aura NPF Tidak Boleh Berhenti – Bali Express

Bupati Kungkung I Nyoman Suwirta yang menutup secara resmi festival tahunan tersebut, menyatakan bahwa seremonial NPF boleh saja ditutup. Namun aura NPF dengan tagline The Blue Paradise Island tidak boleh berhenti. Dia pun menekankan, promosi pariwisata tidak hanya saat festival saja. “Harapan kami, melalui festival memberi motivasi pada semua bahwa apa pun kondisinya kita harus tetap tegar dan semangat,” katanya.

Bupati Suwirta pun membeberkan, Pemkab Klungkung sudah merancang pembangunan pelabuhan segitiga emas yang menjadi pintu utama nyeberang ke Nusa Penida. Hal itu dilakukan demi menjaga potensi pariwisata di Nusa Penida. Pengelolaan destinasi pariwisata Nusa Penida dirancang dikelola badan pengelola untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Klungkung dari sektor pariwisata. Suwirta yakin semuanya bisa terwujud ketika ada dukungan masyarakat.

“Semua ini diperlukan dukungan masyarakat untuk menuju yang lebih baik,” tegas bupati asal Ceningan, Nusa Penida, itu.

Panitia NPF 2017, Wayan Gede Abhyudaya mengakui, pelaksanaan festival tahun ini dihadapkan dengan lesunya dunia pariwisata akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung. Dunia pariwisata di Lembongan sangat merasakan dampak Gunung Agung yang ada di Karangasem, itu. Sehingga festival tahun dirasakan sebagai tantangan. “Semoga dengan adanya festival ini pariwisata Lembongan, Nusa Penida dan Bali kembali jaya,” harap dia.

Gede memaparkan, NPF merupakan ajang promosi pariwisata budaya dan keindahan alam Nusa Penida yang digelar tiap tahun. Festival ini mengambil lokasi yang berbeda-beda tiap tahunnya. Yakni yakni Nusa Penida, Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. “Tahun ini dilaksanakan di Pantai Mahagiri Desa Jungutbatu Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida selama empat hari,” kata Gede.

Pelaksanaan NPF tahun ini dimeriahkan berbagai lomba yang tak hanya melibatkan penduduk lokal. Para wisatawan yang kebetulan berlibur ikut berpartisipasi. Diantaranya lomba gebug bantal, lomba megala-gala, memasak ikan laut, merangkai perani, merangkai tali bulung. Ada lomba busana adat ke pura bagi wisatawan asing, lomba stand up paddle, lomba miniatur perahu layar, lomba renang serta lomba foto NPF 2017. Penutupan Sabtu malam isi dengan penyerahan pemenang lomba serta hiburan. Seperti pemetasan tarian, termasuk mendatangkan penyanyi, Tika Pagraky dan Denada.

(bx/wan/yes/JPR)

Source link