Awali Tahun Baru dengan Lomba Lukis Pot – Bali Express

Tercatat 12 orang peserta yang ikut serta dalam lomba tersebut. Sedangkan pot yang menjadi media menuangkan hasil lukisan hanya berjumlah lima buah. Satu pot pun dikeroyok dua hingga tiga orang. Lomba tersebut dilangsungkan di Balai Banjar Dinas Kelod Kauh.

Salah seorang peserta, Gede Ganesha mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut Ganesha, selama ini pot bunga jarang menjadi media lukis. Ia pun tertantang berusaha menuangkan kreatifitas di atas pot. Ia mengaku tak mudah melukis pot, karena memiliki karakter yang jauh berbeda dari kanvas.

“Memang beda kalau melukis di atas kanvas dan di pot. Lebih sulit melukis di pot ini. Kalau terlalu encer, catnya malah kemana-mana. Tapi kalau dibiarkan, terlalu kental jadi susah. Lumayan juga tantangannya,” kata Ganesha.

Kelian Banjar Dinas Kelod Kauh, Nyoman Marza Jaya menjelaskan acara yang digelar tersebut serangkaian untuk menyambut tahun baru 2018. Selain itu, hasil karya lukisan di media pot akan membuat lingkungan menjadi lebih cantik dan asri.

“Ini serangkaian tahun baru 2018. Kegiatan ini memang untuk mewadahi keinginan warga yang punya bakat di bidang seni rupa. Sehingga mereka bisa menyalurkan bakat mereka. Pot-nya juga akan punya nilai estetika yang baru,” kata Marza saat ditemui Senin (1/1).

Setelah selesai dilukis, pot-pot itu kemudian dimanfaatkan sebagai media menanam tanaman hias. Seluruh pot kemudian ditempatkan di Jalan Ki Barak Panji Sakti, tepatnya di sebelah utara Pos Ampel Gading, sehingga bisa diapresiasi publik lebih luas.

Rencananya kegiatan serupa akan diselenggarakan secara kontinu menggunakan dana desa. Selain menjadi ajang adu kreatifitas warga, pot juga memiliki nilai estetika lebih. 

(bx/dik/ima/yes/JPR)

Source link