Bakal Buka Lebih Pagi, KBS Akan Dilengkapi Jogging Track – Radar Surabaya

“Dan yang paling menggiurkan adalah menikmati lari pagi dengan udara segar di tengah kota. Tidak ada udara yang sejuk sekali di tengah kota selain di KBS,” kata Direktur Utama PDTS KBS Khoriul Anwar, Selasa (19/6).

Khoirul mengatakan jogging track ini akan dibangun mengelilingi KBS seluas 15,4 hektar. Namun, akan dilakukan secara bertahap. Tahun ini pembangunan jogging track akan dimulai di sekitaran tunggang onta dan sekitar kandang Komodo. Rencananya jogging track ini akan memanjang hingga tembus ke Pulau Bekantan. Sehingga area tersebut akan dibuat untuk area olahraga lari-lari kecil.

“Karena jogging itu identik di pagi hari, maka KBS akan kita buka sejak pagi hari. Pukul 06.00 sudah kita buka, apalagi sekarang pagi hari jam segitu sudah sangat terang,” ucap Khoirul.

Pihaknya mengatakan, untuk bisa menikmati jogging track ini, pengunjung cukup masuk ke KBS seperti biasa dengan membeli tiket masuk. Mereka bisa menikmati sarapan pagi di KBS yang menyediakan paket kuliner khas Surabaya. Seperti lontong pecel, lontong sayur, semanggi, dan sejumlah kuliner yang lain.

“Rencananya jogging track ini akan kita buka setiap weekend. Nanti kalau minatnya memang tinggi kita bisa kembangkan untuk dibuka setiap reguler,” jelasnya.

Khoirul mengatakan, tahun ini pihaknya akan melakukan sejumlah langkah untuk bisa meningkatkan jumlah pengunjung. Jika selama tahun 2017 lalu KBS bisa memperoleh kunjungan sampai 1,571 juta pengunjung, tahun 2018 ini targetnya pengunjung akan bisa meningkat hingga 2 juta orang sampai akhir tahun.

Untuk itu, selain membuat jogging track, PDTS KBS juga akan melakukan sejumlah revitalisasi. Beberapa di antaranya adalah perbaikan zona salah satu zona breakfast with elephant (BWE). “Nantinya, di zona ini, pengunjung akan dimanjakan dengan naik di atas pelana gajah, berjalan memulai rute tracking, lengkap dengan kostum mirip seorang raja,” kata Khoirul.

Selain itu, pihak KBS juga melakukan beberapa revitalisasi kandang hewan, di antaranya kandang komodo, harimau, burung dan bekantan. Ketiga kandang satwa tersebut harus diubah dan dipercantik konsep kandangnya. Tujuannya untuk menarik minat pengunjung dan mengajak orang tua lebih mudah mendekatkan sekaligus mengenalkan hewan-hewan tersebut kepada anak-anaknya. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)