Bambang Ditugasi Ngopeni Buku, Joko Ngawal dan Ngawasi – Radar Jember

Perombakan jabatan tampak di Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember. Kepala Dispendik Bambang Haryono dan sekretaris dinasnya Sukowinarno, di-rolling jadi kepala dan sekretaris dinas perpustakaan dan kearsipan. Dua mantan pejabat penting di dinas pendidikan ini rupanya diminta ngopeni buku-buku di perpustakaan.

Posisi kadispendik rupanya sengaja dikosongkan. Namun sekretaris dispendik diisi Mohammad Ghozali. Ghozali sebelumnya menjadi kepala bidang di dispendik. Kemudian, sempat dipercaya bupati jadi pelaksana harian (Plh), saat Bambang mengajukan cuti besar. 

Sedangkan posisi inspektur yang sempat kosong karena pejabat sebelumnya pensiun, diisi Joko Santoso. Sebelumnya Joko menjabat asisten administrasi atau biasa juga disebut Asisten 3 Sekkab Jember. Posisi lama Joko, digantikan Slamet Urip Santoso. 

Posisi Joko ini cukup strategis. Dia ditugasi menjadi komandan di lembaga yang lebih dikenal sebagai pengawas internal aparat sipil negara. Seperti diketahui, inspektorat daerah memiliki peran dan posisi yang sangat strategis. Baik ditinjau dari aspek fungsi manajemen maupun dari segi pencapaian visi dan misi serta program-program pemerintah. Dari segi fungsi-fungsi dasar manajemen, mempunyai kedudukan setara dengan fungsi perencanaan maupun fungsi pelaksanaan. Dari segi pencapaian visi, misi dan program-program pemerintah, inspektorat daerah menjadi pilar yang bertugas sebagai pengawas sekaligus pengawal dalam pelaksanaan program yang tertuang dalam APBD.

Sementara, kabid perijinan pada dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, akhirnya diisi Eko Ferdianto Budiono. “Kami ingin ada penyegaran untuk efektivitas pelayanan pada masyarakat,” jelas Bupati Faida. 

Selain nama-nama tersebut, ada pula pejabat ekselon 4 yang juga dirotasi. Seperti Imam Satoto, dipercaya menjadi kepala sub bagian umum dan kepegawaian dinsos. Penta Satria, harus bertugas di Kecamatan Tempurejo jadi kasi pemerintahan. 

Ada nama Bambang Junindito, yang berdinas jadi Kasi Trantib Kecamatan Sukorambi. Sedangkan Sugiyanto ditunjuk menjadi Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Arjasa. 

Sudiyono, dipilih bupati menduduki posisi Sekretaris Kecamatan Patrang. Sedangkan Rofik, ditunjuk jadi Kasub Perencanaan dan Pelaporan di Sekwan DPRD Jember. 

Setelah melakukan pelantikan para pejabat tersebut, Bupati Faida mengaku masih akan melakukan pelantikan berikutnya di waktu dekat. “Tapi bukan hasil open bidding. Karena masih menunggu rekomendasi KASN,” terangnya. 

Meski demikian, produk open bidding akan tetap keluar dengan kualitas yang dijaminnya. “Open bidding pasti ada kejutan lain. Semua untuk kepuasan layanan masyarakat,” katanya.

(jr/rul/ras/das/JPR)

Source link