bantuan dari pt taspen – Radar Kediri

KEDIRI – PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Kediri menyerahkan bantuan program CSR (Corporate Social Responsibility) kemarin (15/01). Melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, PT Taspen menyalurkan CSR dalam bentuk program bedah sekolah 2017 senilai total Rp 100 juta. Ada tiga sekolah yang menerima bantuan tersebut, yakni SDN Banjaran 4 Kota Kediri, SDN Gayam 1 Kota Kediri, dan SDN Gayam 2 Kediri Kediri.

          Dijelaskan Kepala Cabang PT Taspen Kediri Harinugroho, bantuan senilai total Rp 100 juta tersebut disalurkan dalam bentuk berbeda setiap sekolahnya. “Bantuan diwujudkan dalam bentuk fasilitas sekolah yang memang benar-benar dibutuhkan oleh sekolah yang telah terpilih,” jelas Hari.

BERMANFAAT: Tempat wudu bantuan dari PT Taspen yang siap digunakan.
(MAHISA AYU – JawaPos.com/RadarKediri)

Untuk diketahui, CSR yang diserahkan ke SDN Banjaran 4 Kota Kediri berupa perbaikan tempat wudhu dan perbaikan kamar mandi. Sedangkan  untuk SDN Gayam 1 Kota Kediri dan SDN Gayam 2 Kota Kediri dalam bentuk perbaikan sarana tempat parkir.  Hari berharap, program  bedah sekolah 2017 yang diberikan PT Taspen tersebut dapat memberikan kontribusi yang baik untuk lingkungan, khususnya untuk tiga sekolah tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto sangat berterima kasih kepada PT Taspen  Cabang Kediri yang telah memberikan bantuan perbaikan sarana sekolah di wilayah Kota Kediri.  “Alhamdulillah ada penghargaan bantuan dari PT Taspen Cabang Kediri, ini untuk pertama kalinya Dinas Pendidikan Kota Kediri mendapat bantuan dari PT Taspen. Mudah-mudahan dengan kerjasama yang bagus ini Taspen ikut memiliki, mendidik, serta  mencetak anak yang soleh berbudi pekerti,” ujarnya. Siswanto juga berharapagar sekolah  penerima bantuan dapat memanfaatkan dengan maksimal serta ikut menjaga dan memeilihara sarana tersebut.

Ditemui secara terpisah, Kepala Sekolah SDN Banjaran 4 Kota Kediri Nurul Lathifa  mengucapkan terima kasih kepada PT Taspen Cabang Kediri. “Bantuan ini sangat-sangat bermanfaat bagi siswa kami. Sebelumnya  untuk melakukan salat duha dan solat duhur siswa harus antre panjang untuk berwudhu, sekarang sudah lebih tertib antrian tidak panjang lagi karena karena sarana tempat wudhu sudah bertambah,” ujar  wanita berhijab ini.

(rk/die/die/JPR)

Source link