Banyak Dikeluhkan, Dishub Evaluasi Parkir Gratis usai Lebaran – Radar Bromo

BANYAK TITIK: Lokasi parkir di sudut Kota Pasuruan. Kini parkir di tepi jalan di sudut kota, sudah digratiskan.
(Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

GADINGREJO – Masih banyaknya keluhan dari masyarakat Kota Pasuruan terkait penarikan parkir tepi jalan umum, akhirnya membuat Dinas Perhubungan (Dishub) angkat bicara. Dishub menyebut, akan melakukan evaluasi pelaksanaan penghapusan parkir tepi jalan umum setelah Lebaran.

Sekretaris Dishub Kota Pasuruan Wahid Yulianto mengungkapkan, saat ini penghapusan parkir tepi jalan umum masih baru tahap uji coba. Namun, seluruh juru parkir (jukir) sudah diminta untuk tidak menarik retribusi dari masyarakat yang memarkir kendaraanya di 86 titik parkir tepi jalan umum.

Pihaknya pun sudah melakukan sosialisasi pada masyarakat Kota Pasuruan melalui radio, media massa, dan pemasangan baliho di sejumlah titik keramaian. Seperti di Alun-alun Kota Pasuruan, Mal Poncol, dan lokasi strategis lainnya.

“Saat ini memang baru tahap uji coba. Cuma penghapusan penarikan retribusi ini sudah berlaku. Jukir tidak boleh menerima uang, baik itu karena terpaksa atau sukarela,” ungkapnya.

Wahid menyebut, pihaknya memang kerap menerima informasi adanya penarikan ilegal oleh jukir. Namun, penindakan secara langsung sulit dilakukan, sebab petugas Dishub tidak pernah menemukan adanya penarikan liar di lapangan.

Karena itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan evaluasi pada 113 jukir di Kota Pasuruan. Evaluasi ini meliputi pelaksanaan penghapusan parkir selama enam bulan terakhir, termasuk upaya tindak lanjut dari keresahan di masyarakat.

“Kami akan lakukan evaluasi. Ini, untuk menentukan penerapan ke depan nantinya agar tidak ada lagi kecurangan di lapangan,” pungkas Wahid.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Abdullah Junaedi membenarkan adanya keluhan dari masyarakat tentang maraknya pungli dari jukir. Karena itu, pihaknya berharap ada tindakan tegas dari Dishub pada oknum jukir tersebut.

“Dishub itu harus turun ke lapangan secara langsung untuk melakukan penindakan. Oknum jukir seperti ini harus diberi peringatan tegas. Kalau perlu, ya dipecat,” ungkapnya.

MASIH DIKELUHKAN: Meski sudah digratiskan, banyak pemilik kendaraan bermotor yang mengaku tetap ditarik saat parkir di tepi jalan.
(Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

(br/riz/fun/fun/JPR)

Source link