Baru 2.000 Guru Mencairkan Tunjangan Sertifikasi – Radar Bojonegoro

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi menyatakan, guru yang sudah mencairkan tunjangan itu adalah guru TK sebanyak 162 orang dari total guru TK penerima sertfikasi sebanyak 251 orang. Kemudian guru SD sudah mencairkan 1.517 orang dari jumlah seluruhnya 2.975 orang. Lalu guru SMP sebanyak 1.157 yang menerima sertifikasi baru mencairkan 503 orang.

Sisanya yang sudah mencairkan adalah 17 pengawas dari jumlah keseluruhan pengawas 78 orang. ‘’Sudah dicairkan Rp 25,6 miliar lebih. Yang terbanyak guru SD sudah cair Rp 18 miliar lebih,’’ tambahnya.

Sementara sisanya masih dalam proses pencairan. Untuk mencairkan tunjangan sertifikasi itu, butuh dokumen administrasi yang lengkap. Hal itulah yang harus dipenuhi para guru, sehingga butuh waktu. Namun, Hanafi yakin dana sertifikasi guru, dan tunjangan lainnya untuk pendidik dan tenaga kependidikan di Bojonegoro akan terserap semua. ‘’Kami yakin selesai. Yang sebagian masih dalam proses,’’ katanya.

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ibnu Soeyoeti meminta penyerapan dana untuk dinas pendidikan dipercepat. Sehingga, penyerapan anggaran di kas daerah juga semakin cepat. Karena, meski sudah mendekati tahun anggaran habis, masih banyak dana yang ngendon di kas daerah. ‘’Kami harap segera dicairkan,’’ tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, dana untuk dinas pendidikan ini masih menumpuk di kas daerah. Dana itu untuk membayar tunjangan profesi guru, tambahan penghasilan dan tunjangan khusus, jumlahnya Rp 112 miliar lebih. Sedangkan, kepala dinas pendidikan menyatakan, pencairan akan dilakukan bertahap karena harus menyiapkan administrasi dan memenuhi persyaratan lainnya untuk mencairkan anggaran tersebut. 

(bj/ono/haf/faa/JPR)

Source link