Batas Maksimal Peserta Unas Dikritik – Radar Madura

”Kebijakan batas maksimal peserta unas di masing-masing sekolah sangat merugikan siswa. Banyak sekolah yang memiliki peserta unas melebihi dari ketentuan tersebut,” kata Miftahol Arifin, praktisi pandidikan di Pamekasan.

Kasipendma Kemenag Pamekasan Nawawi membenarkan jika peserta unas melebihi dari ketentuan. Maka dari itu, secara otomatis tertolak oleh sistem. Sistem hanya mengakomodasi maksimal 999 peserta unas.

”Solusinya, kalau lebih dari 999 siswa, dimutasi. Ini berlaku di seluruh Indonesia, tidak hanya lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenang. Sekolah di bawah disdik juga diberlakukan aturan seperti itu,” katanya. 

(mr/sin/hud/luq/bas/JPR)