Saat diamankan, pemuda tersebut membawa barang bukti pil warna putih dengan logo huruf Y, G, dan MF. Jumlahnya ada 698 butir. Barang bukti sebanyak itu, didapat dari hasil penggeledahan saat tersangka ditangkap dan di rumahnya.

”Tersangka diamankan di pertigaan Jalan A Yani Purwodadi Minggu (1/7) lalu,” terangnya.

Kasat Narkoba Polres Grobogan AKP Abdul Fatah mengatakan, obat yang didapati dari pemuda tersebut, seharusnya tidak boleh dijual bebas di pasaran. Sebab harus dengan resep dokter.

”Kami mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di Jalan Ahmad Yani sering terjadi transaksi pil koplo. Maka kami langsung tindaklanjuti dan menangkap tersangka,” kata AKP Abdul Fatah kemarin.

Dikatakan, saat dilakukan penangkapan, anggota berhasil menemukan 10 pastik klip. Masing-masing berisi 10 butir pil berbentuk tablet warna putih dengan logo Y. Barang tersebut dimasukkan dalam bungkus rokok.

”Dari penangkapan itu, kami langsung menggelandang tersangka ke rumah dan menemukan lagi 51 plastik klip. Masing-masing berisi 10 butir pil berbentuk tablet warna putih dengan logo Y,” terangnya.

Selain itu, polisi juga menemukan dua plastik klip berisi 97 butir obat berbentuk tablet warna kuning dengan logo MF yang dimasukkan dalam bungkus rokok. Ada juga barang bukti jaket, plastik klip yang belum terpakai, handphone, uang tunai Rp 160 ribu hasil penjualan obat, dan satu unit sepeda motor Scoopy.

”Barang bukti yang ditemukan dan tersangka diamankan ke Mapolres Grobogan. Atas perbuatan yang dilakukan, tersangka dijerat dengan Pasal 196 Subsider Pasal 197 jo Pasal 106 UU No 36 tentang Kesehatan,” imbuhnya.

(ks/mun/lin/top/JPR)