Bedah Desa di Nyalian, Ketemu Anak Yatim, Suwirta Teteskan Air Mata – Bali Express

Saat menemui Joyliani di sekolahnya, Suwirta berusaha membujuk supaya mau tinggal bersama saudara perempuan kakeknya. Tidak lagi bersama Gamba yang seorang petani. Namun, siswa itu tetap kukuh ingin bersama kakeknya. “Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kami akan terus membujuk Joyliani supaya mau tinggal dan tidur bersama saudara kakeknya yang perempuan,” kata Bupati Suwirta sambil mengusap air matanya.

Melihat kondisi siswi itu, Suwirta perintahkan Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, Dewa Gede Dharmawan, agar siswi itu selalu mendapat beasiswa. 

Selain itu, saat bedah desa tersebut, Suwirta juga menemukan nenek miskin, Desak Nyoman Sayang,80.  Nenek itu hidup seorang diri di sebuah rumah bocor karena tanpa pemubug. Bantuan rehab rumah masih tahap pembangunan. Desak Nyoman biasa tidur dengan selimut terpal plastik agar tidak basah saat hujan. Mirisnya lagi, kondisi fisik nenek yang suaminya sudah lama meninggal itu sudah tidak fit. Dia tak mampu berjalan. Harus menggunakan bantuan tongkat. Untuk kebutuhan makan, Desak Nyoman bergantung pemberian tetangganya.

Melihat kondisi itu, Bupati Suwirta minta aparat pemerintah di tingkat desa mempercepat pengerjaan rehab rumah Desak Nyoman. Penanganan jangka pendek, Desak Nyoman diberikan sejumlah uang serta terpal untuk menutupi atap rumahnya. 

(bx/wan/ima/yes/JPR)

Source link