Begal Mahasiswi di Puspo Dibekuk, Pelakunya Asal Pasrepan – Radar Bromo

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, aksi begal itu terjadi sekitar pukul 16.00. Sebuah motor matik milik korban yang menjadi sasaran, berhasil dirampas pelaku. Saat itu, MAN, 20, korban yang masih berstatus mahasiswi hendak pulang ke rumahnya. Ia mengendarai motor matik Honda Scoopy dari arah Kota Pasuruan.

Semula, korban memang tak menemukan kendala saat berkendara. Hingga akhirnya ia melintas di Jalan Raya Desa Mangguan, Kecamatan Pasrepan. Saat itulah korban mulai merasakan kejanggalan. Sebab, korban dibuntuti oleh dua orang pria dengan menggunakan motor Honda Sonic dari arah belakang.

Kedua pria itu lantas melancarkan aksinya saat sampai di Jalan Raya Puspo. Mereka menyalip dan menghadang korban. Salah satu pelaku turun dari motor dan mencabut kunci motor korban. “Pelaku itu juga sempat mengancam korban dengan pedang saat merampas motor korban,” ungkap Kapolsek Puspo, AKP Sariyun.

Setelah berhasil merampas motor korban, kedua pelaku itu kabur ke arah Desa Mangguan. Lantaran kejadian itu, korban langsung melaporkannya ke Polsek Puspo. Gayung pun bersambut. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan upaya penyelidikan.

“Kami langsung melakukan pulbaket dari korban dan saksi-saksi. Informasi awal, jumlah pelaku memang dua orang. Ada yang bertugas sebagai joki, ada yang bertugas melakukan eksekusi, merampas motor korban,” beber AKP Sariyun.

Hasil penyelidikan pun membuahkan hasil. Tiga hari berselang pasca kejadian, polisi berhasil membekuk salah satu pelaku bernama Jaini. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua barang bukti. Yakni motor Honda Sonic yang digunakan untuk melakukan aksi begal. Serta surat kendaraan Honda Scoopy milik korban.

Pelaku yang kini berstatus tersangka itu juga telah ditahan. Ia dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya minimal sembilan tahun pidana penjara.

(br/fun/tom/fun/JPR)

Source link