Belum Semua Perusahaan Tahu Dibolehkannya Menikah Sekantor – Radar Bojonegoro

Kebijakan ini setelah uji materi pasal 153 ayat 1 huruf (f) Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan di Mahkamah Konstitusi (MK). Uji materi ini telah diputusakn sejak 14 Desember lalu. Kepala Disperinaker Blora Suryanto mengatakan, sebelum diinfokan ke perusahaan atau pelaku usaha, terlebih dahulu menyampaikan ke stafnya. Nantinya, akan memberitahu perusahaan agar memperbolehkan karyawannya menikah satu kantor.

‘’Karena memang selama ini ada pekerja yang terpaksa keluar karena lantaran adanya peraturan UU Nomor 13 ini,’’ katanya selasa (19/12). Setelah sosialisasi, menurut Suryanto, disperinaker akan terus melakukan pengawasan melalui bidang hubungan indutrial agar perusahan melaksanakan putusan MK tersebut.

Kalau masih ada perusahaan bandel dan memecat pekerjanya gara-gara menikah dengan teman satu kantor, pihaknya segera mengawalnya.Serta, disperinaker akan membuka layanan pengaduan jika ada perusahaan tidak mematuhi aturan ini. Baginya, setelah kebijakan ini diputuskan oleh MK, peraturan ini harus segera dijalankan oleh perusahan di daerah.‘’Kalau ada pengaduan akan kami kawal terus hingga hak pekerja itu dituruti,’’ tegasnya. 

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Blora Abdullah Aminudin mengatakan, hadirnya putusan MK ini, perusahaan harus melaksanakan putusan ini. Tetapi, dalam putusan ini dia menilai masih ada celah untuk pengusaha untuk tetap memberhentikan pekerja. 

Seperti, jika ada pekerja sudah lama bekerja, lalu dalam kontrak kerjanya masih tercantum peraturan tidak boleh menikah dalam satu kantor. Tentu, meski putusan MK ini telah berlaku, pekerja tersebut tetap akan dikeluarkan perusahaan. Karena perusahaan akan berpacu pada kontrak kerjanya. 

Berbeda kalau setelah ada putusan ini, perusahaan memperbarui kotrak kerja pekerjaanya yang tidak melarang menikahi teman satu kantor. Menurut Wakil Ketua DPRD Blora ini, putusan pemecatan ini tetap dari perusahaan sendiri terkait mau tidaknya mengganti kontrak kerjanya.

 ‘’Kalau bagi saya putusan MK sangat baik, karena daripada dilarang suami istri sekantor, justru nanti bisa selingkuh sama teman sekantor,’’ candanya.

Asmara Satu Kantor

-Perusahaan kini membolehkan karyawan menikah dengan teman satu kantor.

-Berdasar uji materi MK UU Nomor 13/2013 tentang Ketenagakerjaan.

-Pekerja tak perlu keluar atau resign dari perusahaan.

-Apindo menilai kebijakan ini perlu.

-Serta menghindari praktik perselingkuhan.

(bj/fud/rij/faa/JPR)

Source link