Puncak acara jalan sehat siang kemarin berlangsung haru dan gembira. Suasana deg-degan membuncah ketika panitia jalan sehat bersama sejumlah pengurus Gapensi membuka segel botol berisi kupon hadiah Daihatsu Ayla.

Ku­pon tersebut merupakan kupon yang diambil oleh wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko di awal acara. Selanjutnya disimpan dalam botol untuk diumumkan di puncak pengundian. Beberapa kali nomor kupon di­sebut disiarkan MC, para peserta saling menoleh satu sama lain, berharap kombinasi cocok dengan milik mereka.

ARNINDHITA ARIFIN/RABA REJEKI NOMPLOK: Yuli Herlina Wati didampingi suami memegang replika kunci mobil Ayla disaksikan pimpinan JTV Banyuwangi M. Iqbal (kiri), Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi (tiga

Saat semua peserta hanya melongo karena kombinasi tidak sesuai dengan kupon yang mereka pegang, Yuli yang menunggu undian sisi kanan panggung tiba-tiba berjingkrak. Menandakan kupon yang dia bawa sesuai dengan yang tercantum di tangan panitia.

Benar saja, hari itu merupakan hari keberun­tungan bagi Yuli bersama keluarganya. Satu unit mobil berhak menjadi miliknya. Boleh dibilang hadiah ini merupakan kado istimewa ulang tahunnya. Jumat (6/7) kemarin, Yuli genap berusia 45 tahun. Anggota keluarganya yang ikut menyertai juga larut dalam euforia.

Raut muka ceria tampak jelas terpancar dari tiga putra putrinya, Bellynda Wahyu Per­mata Sari, 17, Muhammad Ardandi, 14 Samsi, dan Cheriel Aulia Khairunissa, 11, ikut berteriak kegirangan. Tidak ketinggalan, sang kepala keluarga, Mulyadi Setiawan juga larut dalam kegembiraan. Senyum lepas mengembang dari bibir pria yang sehari-hari sebagai petugas Satpol PP Kecamatan Rogojampi tersebut.

Begitu Yuli tiba di atas panggung untuk menerima kunci secara simbolis, rasa senang semakin terlihat. Beberapa kali Yuli berjingkrak mengikuti dentuman suara musik victory. Sementara di bawah pentas anak dan suaminya berkerumun di samping mobil seolah menjaga agar mobil tidak lepas seperti binatang buruan yang tertangkap.

Hadiah ini tentu sangat istimewa. Kendaraan ini akan menjadi mobil pertama bagi Keluarga yang tinggal di RT 02/ RW 03 Dusun Satriyan Desa Lemahbang Dewo Kecamatan Rogojampi ini. Tentu hadiah ini sesuai dengan harapan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko yang menginginkan hadiah kendaraan bisa menjadi milik peserta yang membutuhkan.

Keluarga ini datang mengikuti acara dengan modal sembilan kupon. Tiga dibeli oleh Yuli, tiga kupon lagi dibeli oleh suaminya. Selebihnya dibawa oleh Bellynda. “Saya beli kupon titip Fatayat,” ucap Yuli.

Menyetir kendaraan roda empat merupakan aktivitas yang kurang akrab di keluarga Mulyadi. Hingga saat ini Yuli belum bisa menyetir. Dia mengaku baru mau belajar jika sudah punya kendaraan sendiri. Sedangkan, tahun ini kebutuhan mobil belum masuk dalam daftar rencana keluarganya. “Saya belum bisa menyetir, belum mau belajar kalau belum punya sendiri,” kata Yuli.

Rasa syukur berulang kali dia ucapkan. Menurutnya, acara jalan sehat Jawa Pos Radara Banyuwangi dan Gapensi kali ini menjadi perantara keberuntungan sekeluarga. “Kami akan selamatan dulu, terima kasih Pak, nanti kalau ada kita ikut lagi,” ujar Yuli di hadapan Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi.

Suami Yuli, Mulyadi juga belum bisa mengemudikan mobil. Padahal sudah belajar nyetir pada tahun 1992. Di tahun itu pula Mulyadi belajar menyetir untuk pertama dan selanjutnya nyaris tidak pernah lagi. Aktivitasnya lebih sering menggunakan sepeda motor. “Saya dulu belajar mengemudi 1992, di kursusan,” ungkapnya.

Mulai hari ini, Mulyadi bertekad untuk belajar menyetir kendaraan lagi. Setidaknya untuk me­ngantar aktivitas putri pertamanya, Bellynda. Aktivitas si sulung ini cukup padat karena sering menerima job manggung dalam kegiatan ke­senian. Gadis cantik ini merupakan vokalis yang sering terlibat dalam berbagai event kesenian daerah, mulai dari panggung Lalare Orchestra hingga event-event kesenian skala nasional. “Ya sekarang bisa antar dia lebih mudah,” imbuhnya.

Sementara itu, anak-anak tidak sabar bisa segera bertamasya bersama keluarga dengan mobil baru tersebut, Bellynda mengaku ingin segera menyetir sendiri, sedangkan Cheriel mengaku ingin segera bertamasya sekeluarga ke Pulau Dewata. “Ingin berkunjung ke Bali. Ku­rang lebih begitu,’’ celetuk si bungsu Cheriel.

(bw/sli/rbs/JPR)

Source link