bisnis properti – Radar Solo

Para pebisnis properti rajin mengikuti pameran untuk memasarkan produknya. Termasuk Pameran Perumahan Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), 16-25 Februari di Solo Grand Mall. Ketua Real Estat Indonesia (REI) Soloraya, Anthony Abadi Hendro P., menyampaikan, pameran tersebut sebagai dukungan terhadap program pemerintah.

Ditargetkan, dalam pameran ini mampu menjual 200 unit rumah. Pameran ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan properti.

”Pembangunan rumah murah ini sekaligus menjadi antisipasi lesunya pasar rumah komersial tahun lalu. Harapannya pengembang semakin bertambah membangun rumah. Sehingga target pembangunan 5 ribu rumah murah di Solo dan sekitarnya dapat tercapai,” jelas Anthony kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (19/2).

Tren penjualan rumah tahun ini diperkirakan tumbuh positif. Untuk rumah subsidi, ada peningkatan penjualan sekitar 30 persen year on year (YoY). Dari sisi penjualan di triwulan pertama, sekitar 400 unit. Sementara untuk rumah komersial secara year to date (YtD) tahun ini mengalaminya kenaikan 20 persen. Rata-rata, rumah komersial terjual 900 unit per bulan.

(rs/gis/fer/JPR)