BNI KC Jepara Beri Bantuan Dua Rumah Desmigratif – Radar Kudus

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Pemimpin BNI KC Jepara Dony Rachmat Widodo didampingi jajarannya pada masing-masing kepala desa. Di Desa Muryolobo diterima oleh kepala desa Ashar, sementara di Desa Bategede diterima oleh kepala desa Bambang Eko Susilo.

Terkait bantuan ini, Dony Rachmat mengatakan, BNI telah bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyiapkan rumah sebagai sarana edukasi keluarga TKI di 120 lokasi di desa desmigratif. Dua di antaranya berlokasi di Kabupaten Jepara.

Dony Rachmat melanjutkan, rumah desmigratif merupakan bangunan fisik yang menyediakan fasilitas berupa sarana edukasi, pengembangan kewirausahaan dan komunikasi global yang selaras dengan progam KAMI bersama BNI bagi calon TKI, TKI beserta keluarganya.

Desmigratif ini menjadi terobosan baru Kementrian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk memberdayakan, meningkatkan pelayanan serta melindungi TKI dan calon TKI di desa yang menjadi kantong-kantong TKI. Melalui konsep ini pemerintah desa juga diharapkan bisa berperan aktif dalam meningkatkan pelayanan, penempatan, dan perlindungan TKI. ”Desa akan menjadi pusat informasi dan komunikasi yang menjadi bagian dari proses penempatan dan perlindungan sejak pra penempatan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Dony Rachmat menyatakan, khusus di wilayah Jepara bantuan tersebut diberikan di dua desa yakni Desa Muryolobo dan Bategede yang keduanya berlokasi di Kecamatan Nalumsari. Bantuan rumah desmigratif tersebut masing-masing senilai Rp 30 juta. ”Dua desa itu yang merupakan kantong TKI dan sebelumnya sudah dilakukan verifikasi oleh Kemnaker,” tuturnya.

Melalui bantuan tersebut, Dony Rachmat berharap, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kedua desa yang memperoleh bantuan. ”Ini sebagai bentuk kepedulian BNI KC Jepara untuk masyarakat,” imbuhnya.

(ks/emy/zen/top/JPR)