Bocah Hidrosefalus – Radar Bromo

Kamis pagi (9/11) sekitar pukul 09.30, Rosalina diberangkatkan 

Rumah Sakit Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Ia dibawa dengan menggunakan ambulans Polres Probolinggo Kota (Polresta).

Rencananya, Rosalina menjalani Computerized Tomography (CT) Scan, begitu sampai di RSUD dr Soetomo. Dari hasil CT Scan ini akan diketahui, tindakan medis apa yang bisa dilakukan untuk menangani hidrosefalus yang diderita Rosalina. 

Jika hasil CT Scan baik, akan dilakukan operasi. Jika tidak, akan dilakukan terapi lebih dulu. “Operasinya belum diketahui kapan. Sebab, harus menunggu hasil CT Scan,” kata Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal yang ikut mengantar keberangkatan Rosalina.

Untuk biaya operasi menurut menurut perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu, akan ditanggung BPJS. “Untuk biaya medis, akan ditanggung BPJS. Namun untuk biaya keluarga yang mendampingi, mulai trasportasi dan akomodasi, sepenuhnya ditanggung kami,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, Rosalina mendapat tindakan medis untuk kesehatan dan kesembuhannya. Walaupun hal itu tak mudah, mengingat usianya yang semakin dewasa.

Sawi, 30, ayah Rozalina menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang membantunya. “Sudah ada tiga pihak yang menawarkan operasi pada anak kami. Mulai Ibu Wali Kota, organisasi peduli penderita hidrosefalus, sampai Kapolresta. Tapi kami tidak mau. Baru setelah dibujuk oleh Kapolresta ditunjukan video penanganan hidrosefalus, kami yakin anak kami bisa sembuh,” ujar Sawi. 

(br/rpd/mie/mie/JPR)

Source link