Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto mengatakan, Chelsea Aleya Anastasya (9), meregang nyawa tersengat aliran listrik. Warga Batu Lor, Desa Baturetno, Kecamatan Baturetno itu tewas saat mengambil nasi di rice cooker, Jumat (5/1) pagi sekitar pukul 06.30.

“Sekitar pukul 06.15 korban mandi di kamar mandi di belakang rumahnya. Kemudian masuk rumah, setelah itu hendak mengambil nasi tiba-tiba tersengat listrik,” kata Hariyanto, Jumat (5/1).

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Jumidi (64) kakek korban. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah TKP, bersama tim dari Puskesmas Baturetno melakukan visum. Hasilnya bahwa korban meninggal dunia murni karena kecelakaan yakni tersengat aliran listrik.

“Korban mengalami luka sengatan listrik di telapak tiga jari kaki sebelah kiri,” ungkap Kapolres. 

Kapolsek Baturetno AKP Subroto menambahkan, bahwa bocah SD tersebut tewas tersengat listrik karena menginjak kabel rice cooker yang mengelupas. Korban juga tidak menggunakan alas kaki saat peristiwa terjadi.

“Kabel dari stop kontak nglewer ke bawah meja. Kabel yang di bawah ada yang terkelupas, maka korban tersetrum,” kata Subroto.

(rs/kwl/bay/JPR)