Salah satunya dengan berkemah di tepian Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Suasana natural dan tenang di tepian danau ini menjadi kenikmatan tersendiri untuk menyongsong matahari 2018.

Pantauan koran ini pada Minggu (31/12) sore, nampak para pengunjung mulai berdatangan ke kawasan wisata alam Danau Buyan. Para pengunjung terlihat membawa berbagai perlengkapan perkemahan. Beberapa tenda juga telah terpasang. Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari memasak, membakar jagung, bermain bola hingga memancing dilakukan para pengunjung.

Kadek Dwi Mahadi Putra, salah seorang pengunjung asal Payangan, Gianyar mengaku lebih tertarik merayakan momen tahun baru di alam bebas. Sebab, dirinya mengaku sudah bosan dengan bila merayakan pesta malam pergantian tahun di tengah hiruk pikuk perkotaan. Bahkan, untuk menyusun resolusi 2018 perlu ketenangan, sehingga sangatlah tepat jika berkemah di tepian Danau Buyan.

“Kita sudah bosan dengan hiruk pikuk pesta di perkotaan. Kami mencari ketenangan, sambil memikirkan resolusi tahun 2018 mau apa. Perlu tenang, memikirkan sesuatu kedepan,” kata Kade Dwi, saat ditemui Minggu (31/12).

Dwi menambahkan, dirinya memboyong keluarganya berkemah di tepian Danau Buyan lantaran kondisi Danau Buyan masih sangat alami dan bersahabat. Bahkan hampir setiap tahun, dirinya rutin berkemah di Danau Buyan saat menyongsong malam pergantian tahun.

“Ini sudah menjadi agenda rutin keluarga setiap tahun. Dan lokasi di tepian Danau Buyan ini juga sangat mendukung, asri dan menyatu dengan alam,” pungkasnya.

Hal serupa juga diungkapkan pengunjung asal Legian Kuta, Kabupaten Badung, Made Dwi Ariyana. Dirinya mengaku jenuh dengan keramaian dan kebisingan di Kuta yang notabene sebagai pusat pariwisata di Bali.

 “Saya lebih senang ketenangan. Apalagi sekarang di Kuta sedang macet. Kemana-mana susah terjebak macet. Bising. Kalau tahun baru agak dibuat kurang nyaman karena terlalu ramai. Makanya lebih memilih kemah di Danau Buyan agar mendapat ketenangan,” terangnya.

Meski baru berkemah untuk pertama kalinya di tepian Danau Buyan, Ariyana mengaku sangat terpesona dengan keindahan Danau Buyan yang sangat eksotis. Ariyana menyebut cuaca saat berkemah pun cukup bersahabat, sehingga berbagai aktivitas bisa ia lakukan.

“Pokoknya sangat cocok untuk melepas penat. Nyusun resolusi biar santai, bisa mancing sambil menikmati segarnya udara,” katanya seraya tertawa. 

(bx/dik/yes/JPR)

Source link