Cak Nur Buka Pendapa untuk Anak-Anak – Radar Surabaya

WAKIL Bupati asal Waru yang akrab disapa Cak Nur ini pun mulai memperkenalkan pendapa kepada anak-anak. Khusususnya usia taman kanak-kanak dan sekolah dasar. “Saya ingin anak-anak tidak merasa asing dengan pendapa kabupaten,” ujar Cak Nur.

Belum lama ini, Cak Nur menerima rombongan tamu cilik dari Kecamatan Waru. Yakni murid-murid Play Group (PG) dan Taman Kanak-Kanak (TK) Raudhatul Jannah, Pepelegi. Total ada 237 anak dan 23 guru. Boleh dikata, hampir semua bocah itu baru pertama kali menginjakkan kakinya di Pendapa Delta Wibawa.

Dengan ramah Cak Nur mengajak anak-anak itu untuk melihat sejumlah koleksi milik Pemkab Sidoarjo yang disimpan di lemari kaca. Begitu banyak piala atau trofi penghargaan yang diterima Pemkab Sidoarjo. 

Cak Nur juga memberikan motivasi kepada anak-anak untuk rajin belajar, banyak membaca, menghormati orang tua dan para guru. Anak-anak juga perlu memiliki cita-cita yang akan diwujudkan di masa depan.

“Kegiatan outing class untuk anak didik di pendapa ini sangat positif. Ini menjadi ajang pengenalan anak-anak terhadap pendapa,” kata Cak Nur.

Bambang Sugeng, pembina Forum Pengurus OSIS Sidoarjo, mengapresiasi upaya Wabup Sidoarjo Cak Nur untuk memperkenalkan pendapa kepada anak-anak. Dia berharap outing class ini juga diperluas hingga ke tingkat sekolah menengah atas/kejuruan dan madrasah aliyah di Kota Delta. 

“Kami juga ingin audiensi dengan Cak Nur dan Abah Ipul (Bupati Saiful Ilah) di pendapa bersama para siswa,” katanya.

Saiful Munir, seniman asal Sedati, mengusulkan ada agenda kegiatan seni budaya secara rutin di Pendapa Delta Wibawa. Misalnya, pameran seni rupa, pertunjukan kesenian tradisional, hingga atraksi tari-tarian. “Saya biasa nonton wayang kulit di pendapa saat perayaan hari jadi Sidoarjo. Jadi, cuma setahun sekali,” katanya.

Menurut Saiful, pelatihan atau workshop kesenian tradisional seperti karawitan sangat cocok diadakan di pendapa. Apalagi sejak dulu ada perangkat gamelan yang cukup lengkap. “Jadi, anak-anak bisa sekalian belajar seni budaya,” katanya. (nis/rek)

(sb/nis/rek/JPR)