Cari Bonsai, Temukan Kerangka Berserakan – Radar Banyuwangi

KALIPURO – Berniat ingin mencari bonsai di tengah hutan, Sucipto, 51, warga Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kalipuro, kemarin (24/6) justru menemukan kerangka  manusia yang berserakan. Mendapati temuan tak wajar itu, pria yang berprofesi sebagai petani itu pun langsung menghubungi kepala dusun dan Polsek Kalipuro.

Mendapati laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kalipuro Ipda Agus Suprapto, langsung terjun ke lokasi bersama beberapa anggota polsek. Dia mengatakan lokasi penemuan kerangka berada cukup berada di pedalaman. Berada tak jauh dari salah satu sumber mata air yang ada di Dusun Selogiri.

Saat ditemukan, kata Agus, kerangka manusia tersebut berada dalam kondisi berserakan. Kemungkinan tercabik-cabik saat kondisinya masih utuh. Selain berserakan, imbuhnya, tulang belulang itu sudah dalam kondisi kering. Meski begitu, kerangka-kerangka tersebut masih mengeluarkan bau busuk.

Hal itu sempat membuat kecurigaan warga yang menemukan kerangka tersebut. “Tadi petugas dari Reskrim Polres Banyuwangi langsung datang dan memeriksa temuan kerangka mayat. Sekarang kerangka di bawa ke RSUD Blambangan. Sampai sore ini masih belum ada laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya,” kata Agus.

Dari prediksi sementara, kemungkinan kerangka tersebut adalah korban serangan anjing liar. Mengingat lokasi dari tulang belulangnya yang berantakan. “Diperkirakan, melihat kondisinya, korban sudah meninggal tujuh hari lalu. Kita sudah kabarkan ke masyarakat untuk melapor jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya,” tegasnya. (fre/als)

(bw/fre/ics/JPR)

Source link