Catat Ya! Wajib Pajak Kendaraan yang Jatuh Tempo saat Lebaran – Radar Bromo

BANGIL – Pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) jelang cuti bersama Lebaran mengalami lonjakan. Lonjakan tersebut, terasa sejak tiga hari belakangan.

Hal itu terlihat dari banyaknya wajib pajak kendaraan bermotor yang mengajukan perpanjangan kendaraannya. Menurut Kanit Reg Ident (KRI) Polres Pasuruan Iptu Yudi Anugerah, pengurusan STNK (Surat Tanda Naik Kendaraan) di kantor Samsat Bangil mengalami kenaikan hingga 50 persen.

Kenaikan itu berlaku tidak hanya untuk pengurus perpanjangan, tetapi juga untuk pencetakan STNK baru. Kondisi itu, berlangsung beberapa hari belakangan. “Ada lonjakan pengurusan STNK, tiga hari belakangan ini. Kisarannya, 50 persen,” kata Yudi.

Yudi menambahkan, rata-rata jumlah pengurusan STNK pada kondisi normal sekitar 250 sampai 300 orang. Namun, tiga hari belakangan bisa sampai 400 pengurus bahkan lebih.

Lonjakan tersebut, dipengaruhi panjangnya cuti bersama tahun ini. Layanan perpanjangan tersebut, baru kembali dibuka tertanggal 21 Juni mendatang.

“Selain agar lebih merasa nyaman dengan membayar pajak, mungkin ada kekhawatiran dari masyarakat adanya denda yang masa pembayarannya masuk waktu cuti bersama. Padahal, ada dispensasi untuk itu,” bebernya.

Dispensasi tersebut, diberikan hingga tertanggal 22 Juni. Wajib pajak kendaraan bermotor yang masa pajaknya habis saat cuti bersama, bisa mendapatkan dispensasi hingga tanggal 22 Juni.

“Sehingga, tidak ada pengenaan denda bila sampai 22 Juni, bagi wajib pajak yang waktu pajak kendaraannya habis saat cuti bersama,” sambung dia.

Source link