Saat ini, petugas sedang menelusuri penyebab warga mengalami gejala seperti keracunan. “Maka untuk sampel kami ambil muntahan, sampel air yang digunakan untuk mengelola makanan,  sisa makan dan mie,” ujar Wayan Sudarsana.

Selanjutnya, berbagai sampel itu akan dibawa ke BPPOM dan Lab Diskes Propinsi di Denpasar.

“Untuk mengetahui penyebanya maka akan dilakukan uji Lab , kami belum bisa memastikan penyebabnya,” tukasnya. 

(rb/dra/mus/mus/JPR)

Source link