Coklit di Kota Probolinggo – Radar Bromo

ILUSTRASI
(Dok. JawaPos.com)

PROBOLINGGO – Selama satu bulan, KPU Kota Probolinggo akan melalukan pencocokan dan penelitian (coklit) Formulir A KWK. Formulir A KWK ini adalah data Daftar Potensi Penduduk Pemilihan yang telah dilakukan sinkronisasi dengan Daftar Pemilih tetap Pilpres 2014.

Djoko Wahyudi, divisi Perencanaan dan Data di KPU Kota Probolinggo mengatakan, coklit untuk memastikan bahwa warga Kota Probolinggo telah masuk dan terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Proses coklit ini akan dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP). Mereka akan mendatangi masing-masing nama yang masuk dalam formulir. Tujuannya, memastikan ada tidaknya nama yang dimaksud,” terangnya.

Dalam proses coklit tersebut, menurutnya, bisa jadi akan ada penambahan nama atau pencoretan nama.

“Bisa ditambah kalau misalnya, ada warga yang baru saja berusia 17 tahun, tapi belum terdata dalam DP4. Bisa juga dicoret, jika ternyata ada warga yang baru lulus SMA dan diterima jadi anggota Polri. Otomatis dicoret jika seperti ini,” ujarnya.

Proses coklit sendiri akan dilakukan mulai 20 Januari sampai 18 Februari 2018. Di setiap TPS nantinya, akan ada satu PPDS.

“Kota Probolinggo dipastikan akan ada 378 TPS. Sehingga, total akan ada 378 PPDS se-Kota Probolinggo,” jelasnya.

(br/put/mie/mie/JPR)

Source link