Cristo Tusuk Orang di Circle K setelah Minum Arak di Sedap Malam – Bali Express

“Pengakuannya kepalanya pusing karena habis mabuk, minum arak di Jalan Sedap Malam Sanur kemudian berkeliling ke Jalan Diponegoro lalu pindah di Circle K di Jalan Gunung Agung. Jadi di bawah pengaruh alkohol. Tapi naik motor bisa dan tahu jalan,” terang Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena pada Rabu pagi (3/1).

Cristo akhirnya diamankan di Jalan Pulau Sebatik Paling Ujung Denpasar saat tengah tertidur lelap. Sementara rekannya Polos diamankan di tempat tinggalnya di Jalan Imam Bonjol.

“Yang kami amankan duluan Polos, dan Polos menyampaikan bahwa pelakunya adalah Cristo,” terangnya.

Rupa – rupanya setelah pihak Kepolisian Sektor Denpasar Barat menelisik lebih jauh terkait ucapan Cristo yang sempat dilontarkan di dua TKP yang sama terhadap calon korbannya saat itu yaitu “Kamu ada masalah sama adikku ya?”. Adalah buntut traumanya terkait kejadian yang menimpa adik misannya yang pernah dianiaya di depan Circle K.

“Jadi setelah ungkapan itu kami dalami ternyata ngaku kalau adik misannya pernah dikeroyok di Circle K,” terangnya.

Beberapa barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit sepeda motor DK 4465 DB, sebuah pisau lipat bentuk pistol serta pakaian yang dikenakan tersangka.

Pelaku juga merupakan mantan anggota salah satu ormas di Bali. Serta menjadi residivis di Polsek Denpasar Timur, Polsek Denpasar Selatan, Polsek Kuta, Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat. Adapun Cristo membawa pisau tersebut diakuinya lantaran memiliki banyak musuh sehingga perlu baginya menjaga diri.

“Sudah dijelajahi semua Polsek. Tersangka kami jerat pasal akumulatif yaitu berlapis yang harus dibuktikan. Pasal 351 KUHP tentang penusukan, pasal 362 terkait handphone yang diambil. Dan bisa juga UU darurat yang ancamannya 12 tahun,” imbuhnya.

Sebelumnya beredar video tersangka yang membawa pisau lipat berbentuk pistol dan mengamuk di TKP kedua di Circle K Jalan Gunung Agung pada Selasa (2/1) pukul 02.00 wita. Namun upaya menikam korbannya Komang Andi Nata Wirawan meleset mengenai meja. Sementara itu di TKP pertama Circle K di Jalan Diponegoro tersangka mencoba melukai salah seorang pemuda. Korbannya Ragil Yuda Tri Praseetyo menderita luka tusukan dipaha kirinya dan menjalanin sejumlah operasi di RSU Sanglah. Sementara rekannya Made Sutrisna Adi Putra harus kehilangan handphonenya lantaran diambil tersangka. Setelah melakukan aksinya tersangka kemudian pulang kerumahnya dan tidur. 

(bx/afi/bay/yes/JPR)

Source link