Daerah Pemilihan di Kota Pasuruan Berubah, Ini Komposisinya – Radar Bromo

Ilustrasi
(Dok. Radar Bromo)

PASURUAN – Gelaran pemilihan legislatif di Kota Pasuruan pada 2019 mendatang akan diwarnai dengan adanya perubahan daerah pemilihan (dapil). Kuota perolehan kursi memang masih tetap. Namun, ada perubahan perolehan kursi di masing-masing dapil yang ada.

Komisioner Bidang Hukum KPU Kota Pasuruan Basori Alwi memastikan tak ada pemekaran dapil di Kota Pasuruan. Jumlah dapil di Kota Pasuruan masih sama dengan sebelumnya. Yakni, ada empat dapil yang meliputi masing-masing kecamatan yang ada.

“Jumlahnya tetap, ada empat dapil. Kuota perolehan kursi dewan juga masih tetap, 30 kursi. Hanya saja, ada penataan dapil dan alokasi kursi,” papar dia.

Dalam pemilihan legislatif yang lalu, dapil 1 meliputi Kecamatan Panggungrejo dengan alokasi 10 kursi. Disusul dengan dapil 2 di Kecamatan Bugul Kidul dengan alokasi 4 kursi; dapil 3 di Kecamatan Purworejo dengan alokasi 9 kursi, dan dapil 4 di Kecamatan Gadingrejo dengan alokasi 7 kursi.

“Untuk pileg mendatang, dapil 1 Gadingrejo dengan alokasi 7 kursi; kemudian dapil 2 Panggungrejo dengan alokasi 11 kursi; dapil 3 Bugul Kidul dengan alokasi 4 kursi; dapil 4 Purworejo dengan alokasi 8 kursi,” beber dia.

Menurut dia, perubahan dapil itu bukan tanpa alasan. Basori menegaskan, penentuan nama dapil memang telah ditentukan oleh KPU RI. Hanya saja, pihaknya melakukan penataan alokasi kursi di tiap dapil.

Ditambahkannya, meski berubah nama, alokasi kursi untuk kecamatan Gadingrejo dan Bugul Kidul masih tetap dengan sebelumnya. Sedangkan untuk kecamatan Panggungrejo dan Purworejo mengalami perubahan.

Hal itu, sambung Basori, dikarenakan ada perubahan jumlah penduduk di tiap kecamatan tersebut. Ia menyebut, jumlah penduduk di Kecamatan Purworejo mengalami penurunan, sedangkan di Kecamatan Panggungrejo mengalami kenaikan.

“Penataan alokasi kursi ditentukan berdasarkan data jumlah penduduk. Jadi, semakin banyak jumlah penduduk, alokasi kursinya juga semakin banyak. Itu, berkaitan dengan kuota keterwakilan di dewan,” pungkasnya.

(br/tom/fun/fun/JPR)

Source link