Dawet Danke, Daun Kelor Menjadi Minuman Segar Kaya Vitamin – Radar Surabaya

Kini calon mahasiswa baru Fakultas Ekonomi Bisnis jurusan Manejemen Universitas Airlangga (Unair) tersebut masih ingin terus melakukan penelitian dengan inovasi Danke tersebut.“Meskipun pada waktu itu saya harus puas di posisi finalis. Tapi saya berencana saat kuliah nanti akan saya kembangkan”, ungkapnya kemarin, Jumat (22/6). 

Ia akan melakukan uji lanjutan mengenai kandungan yang dimiliki daun kelor, dan perbandingan daun kelor yang digunakan. Sehingga nantinya, tidak menimbulkan efek samping yang justru membahayakan tubuh. Namun sayangnya, hingga saat ini masih belum berani memasarkan produk yang ia konsepkan secara lebih luas. Mengingat ada berbagai tahap yang harus dilakukan untuk proses pemasaran. 

Diakuinya, ide dawet berbahan dasar daun kelor tersebut berawal dari kesukaannya meminum es dawet yang dijual di pasaran. Di samping itu, ia mengungkapkan jika daun kelor masih banyak digunakan untuk pelengkap sayur dan dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat mistis. 

“Di pasar sering lihat daun kelor dijual murah meriah. Tapi jarang orang mau beli, ” jelasnya.

Menurutnya, ide daun kelor yang digunakan sebagai bahan minuman masih belum ada di pasaran. Sisi lain, ia ingin menawarkan minuman tradisional yang memadukan daun kelor sebagai sumber vitamin. “Daun kelor sendiri merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak memiliki manfaat. Serta vitamin yang lebih tinggi dibanding dengan berbagai jenis buah” paparnya.

Lebih lanjut, meskipun tidak menduduki posisi juara dalam kompetisi Expo Fiksi 2017, Perempuan kelahiran Labangka Kalimantan Timur tersebut cukup berbangga diri. Pasalnya, ia melalui kompetisi tersebut banyak hal yang ia dapatkan. Misalnya, bertemu dengan orang-orang hebat dengan ide “out of the box” nya.

“Jadi semua lomba yang saya ikuti bukan sekadar cari menang. Tapi saya nambah pengalaman. Jadi tahu apa yang saya suka dan apa yang tidak saya suka” pungkasnya.

Ia  juga mendapat banyak ilmu dan wawasan yang di dapatkan selama berkompetisi pada ajang Expo Fiksi 2017. Wawasan yang ia miliki tentang berbisnis jadi bertambah dan meluas dengan pengalaman barunya. (gin/no)

(sb/gin/jek/JPR)