Demam Piala Dunia, Jadi Pengepul Judi Bola Online Dapat Komisi 10% – Radar Surabaya

Hendrik Muklison/Radar Surabaya 

Bermula dari informasi yang dikantongi polisi tentang praktik perjudian yang dilakukan tersangka, polisi pun langsung melakukan pemantaukan terhadap gerak gerik tersangka. ”Sekitar pukul 20.30 kami mendapat informasi jika tersangka berada di warung giras Jalan Gading II, Tambaksari, Surabaya,” beber Kanit Reskrim Polsek Gubeng Ipda Djoko Santoso, Jumat ( 6/7 )

Tanpa menunggu lama, polisi langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka. Awalnya tersangka sempat mengelak jika dirinya melakukan perjudian. 

Namun polisi tidak tinggal diam, handphone milik tersangka langsung digeledah. ”Di dalam handphone milik tersangka terdapat pesan masuk dan percakapan yang diduga kuat merupakan kode pemesanan judi bola tersebut,” imbuh Djoko.

Setelah ditemukan bukti kuat tersebut, tersangka langsung mengakui perbuatannya. Kemudian polisi langsung menggelandang tersangka ke Mapolsek Gubeng untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, tersangka berperan menerima pesanan taruhan pertandingan bola dari beberapa orang. Kemudian tersangka memasang pesanan tersebut ke situs online atas namanya. 

”Tersangka mengaku jika menang bakal mendapat komisi 10 persen,” terang Djoko

Selain menyita handphone milik tersangka, kartu ATM, satu lembar struk stor tunai, dan uang Rp 320 ribu juga diamankan polisi untuk menjadi barang bukti kejahatan tersangka. Kini tersangka telah mendekam di Mapolsek Gubeng untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian. (son/rud )

(sb/son/jek/JPR)