Dewan putuskan kenaikan gaji dan tunjangan – Radar Bojonegoro

Wakil rakyat pun segera menerima rapelan kenaikan gaji dan tunjangan selama dua bulan (September dan Oktober) saat menerima gaji dan tunjangan bulan depan. 

Dobelnya penerimaan tersebut karena perda sebagai payung hukumnya sudah diundangkan pada bulan ini.

Praktis, meski perbup baru disahkan akhir bulan ini, secara otomatis para wakil rakyat bakal menerima dua kali kenaikan gaji dan tunjangan.

‘’Perbupnya sudah ditetapkan bupati,’’ ujar  Kabag Humas dan Hubungan Antar Lembaga Sekretariat DPRD Tuban Sri Hidajati kepada Jawa Pos Radar Tuban. 

Dikatakan dia, terkait turunnya perbup itu, mulai bulan depan (Oktober) kenaikan gaji dan tunjangan baru diterimakan seluruh wakil rakyat. Setelah itu, kekurangan penerimaan gaji dan tunjangan untuk September dicairkan. 

Diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Tuban akan menikmati kenaikan gaji dan tunjangan.  Pembahasan perubahan tunjangan komunikasi intensif (TKI) dan tambahan tunjangan transportasi serta tambahan tunjangan reses sudah rampung.

Perda tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD Tuban pun sudah disahkan. Direncanakan, kenaikan dan tambahan diberlakukan mulai bulan depan. 

Tunjangan transportasi bagi anggota ditetapkan Rp 8,5 juta per bulan. Sedangkan tunjangan reses sekitar Rp 11 juta diterimakan setiap empat bulan sekali.

Sementara tunjangan komunikasi intensif naik dari Rp 5 juta menjadi Rp 11 juta per bulan. Atas kenaikan tersebut, maka gaji dan tunjangan wakil rakyat berkisar Rp 30 juta atau naik dibanding sebelumnya Rp 16 juta per bulan. 

Ketua DPRD Tuban M. Miyadi saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan tersebut dan meminta wartawan koran ini menanyakan ke pemkab.

(bj/zak/ds/bet/JPR)

Source link