Diduga Korsleting Listrik, Puluhan Los Plaza Cepu Hangus Terbakar – Radar Kudus

Kapolres Blora AKP Saptono melalui Kapolsek Cepu AKP Slamet Riyanto mengaku kebakaran terjadi sekitar pukul 2.20. Kejadiannya begitu cepat, petugas yang datang ke lokasi dan membantu memadamkan kobaran api sempat kewalahan karena api membesar dengan cepat. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sekitar 29 los ikut terbakar,” terangnya.

Pihaknya mengaku, kerugian belum bisa dipastikan. Sebab semua barang yang ada di kios blok E, F, G, H, I terbakar semua. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 7.30. Itupun berkat  bantuan puluhan personel pemadam kebakaran.

Rinciannya, 3 unit damkar dan 17 personel dari Satpol PP Blora, 2 unit mobil tangki dan 6 personel dari BPBD, 2 unit mobil damkar dan 6 personel dari PPESDM Blora, 3 unit mobil damkar dan 11 personel dari Dinas Damkar Bojonegoro. Selain itu dibantu oleh unsur TNI/Polri, Tagana,  Cepu Emergency Respone Cepu, Satgana PMI, MDMC PKU Cepu, serta relawan kebencanaan dan masyarakat.

“Tim Inavis Polres Blora masih lidik dengan mengamankan beberapa barang bukti,” jelasnya.

Kepala Satpol PP Blora Anang Sri Danaryanto, melalui Kabid Kebakaran Pujo menyebutkan dari hasil keterangan Sukardi sang penjaga pasar. Dia mengetahui kebakaran saat bertugas keliling mengecek dan kontrol kios-kios ke dalam pasar. Dia terkejut melihat api berkobar di kios milik Zainal Arifin.

“Yang bersangkutan berteriak-teriak minta bantuan warga lainnya. Selanjutnya berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Usaha itu tidak berhasil, karena kobaran api dengan cepat membesar, dan melapor ke Polsek Cepu,” terangnya.

Mendapat laporan Pasar Plaza di Jalan Cepu terbakar, polisi langsung menghubungi pemadam kebakaran, dan turun ke lokasi. Tidak berapa lama, mobil pemadam kebakaran (PMK) dari PPDM Migas Cepu, PMK dari BPBD, PMK Padangan-Bojonegoro, dan Pertamina Asset 4 Cepu datang untuk memadamkan api.

“Api cepat membesar karena kios saling berdekatan. Hal itu ditambah bidang lapak tambahan di sekitar kios,” jelasnya.

Salah satu warga Cepu, Agus, mengatakan bahwa jalan raya di depan Pasar Plaza pun menjadi semrawut dan macet karena banyak pengguna jalan yang menghentikan laju kendaraannya untuk melihat kebakaran yang ada.

“Tadi saya dapat kabar ada kebakaran sekitar pukul 3.00 dan langsung menuju ke TKP untuk mengecek langsung. Ternyata api sudah lumayan besar,” ucapnya

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Blora Maskur mengaku, aparat kepolisian masih mempelajari sebab kebakaran kios sepatu. Kerugian juga masih dihitung. “Kebakaran di lantai Satu. Itu banyak yang di los. Ada juga kios tapi hanya beberapa,” terangnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga masih menghitung dan mendata para pedagang yang menjadi korban. Hal ini untuk menata lagi pedagang yang hendak kembali jualan.

”Belum berfikir ke sana (pemberian bantuan). Kami akan mendata para pedagang, apakah ada yang pinjam ke bank atau yang lainnya. Kami akan melakukan pendekatan dan memfasilitasi ke situ. Apa ada keringanan, kami coba membantu dan minta keringanan beban para korban,” terangnya.

(ks/sub/ali/top/JPR)