Diduga Mabuk, Dua Pemuda Asal Bangkalan Tabrak Trotoar, Satu tewas – Radar Surabaya

Dalam kecelakaan yang terjadi pada Jumat pagi (29/6) itu, Fahmi tewas di lokasi kejadian.  Kecelakaan yang menimpa keduanya, terjadi di traffic light (TL) Kedung Cowek, tepatnya di Jalan Putro Agung Kulon depan rumah Nomor 23 Surabaya. 

Saat itu, keduanya yang berboncengan sepada motor bernopol M 3233 HF. Posisinya, Fahmi berada di depan membonceng temannya Reza.  Berdasakan keterangan yang dihimpun, keduanya mengendari motor dan melaju cukup kencang dari arah utara. 

Kemudian saat di TKP, motor korban menabrak trotoar hingga membuat pemuda yang diduga dalam pengaruh alkohol ini terpental beberapa meter dari motornya. Akibat kecelakaan itu, keduanya mengalami luka parah. Bahkan Fahmi tewas di lokasi kejadian sebelum mendapatkan perawatan. Sedangkan Reza hingga saat kondisnya masih kritis dirawat di RSUD Dr Sutomo. 

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara memastikan jika kedua remaja tersebut mengalami kecelakaan tunggal.  Hal itu juga dibenarkan oleh sejumlah saksi. Sebab saat terjadi kecelakaan, kondisi jalanan juga masih cukup lenggang. 

“Bukti lain juga kerusakan dilihat dari motor dan bekas hantaman di trotoar. Kami pastikan jika mereka kecelakaan tunggal,” ungkap AKP Antara. 

Sementara saat ditanya penyebab kecelakaan dua pemuda itu, pihaknya masih belum bisa memastikan. Namun diduga kuat, keduanya dalam pengaruh alkohol, sehingga mereka tak konsentrasi saat berkendara. 

“Anggota mencium bau alkohol dari tubuh para korban, namun kami perlu pastikan,”terangnya. 

Menurut Antara kecelakaan akibat pengendara atau pengemudi yang mabuk sudah terjadi kesekian kalinya. Namun masih ada saja yang nekat berkendara dalam kondisi mabuk. Padahal sekali sedetik saja mereka kehilangan konsentrasi maka kecelakaan bisa terjadi. 

 “Selain membahayakan diri sendiri, tindakan sembrono itu juga membahayakan nyawa orang lain,”pungkasnya. (yua/rud)

(sb/yua/jek/JPR)