Diskoperindag Pesimistis Pindah – Radar Jember

Kepala Diskoperindag Bondowoso Bambang Sukwanto mengatakan, untuk pemindahan pasar hewan tahun ini sesuai harapan Komisi II DPRD Bondowoso, rasanya tidak akan bisa terpenuhi. “Waktunya terlalu mepet juga,” katanya.

Dia pun menjelaskan, pemindahan sebuah pusat perdagangan hewan itu juga tidak mudah. Tapi butuh sosialisasi ke pedagang, dan peternak se Bondowoso, dan sekitarnya. Semisal dipaksakan pindah, juga sama saja jika tidak ada pedagang ternak yang berjualan di pasar hewan yang baru tersebut. Sehingga, kata dia, butuh sosialisasi yang matang, jelas, dan diketahui semua pelaku ternak. Tak hanya itu saja, tambah Bambang, untuk serah terima dari Dinas Pertanian (Disperta) ke Diskoperindag Bondowoso juga belum.

Dia pun memprediksikan pemindahan pasar hewan yang baru itu akan terlaksana pada awal 2018. Rencana dari Bambang pemindahan pasar hewan tersebut, sekaligus pemindahan pasar relokasi pasar induk ke pasar induk yang baru di bangun. “Awal tahun, tapi bukan Januari. Antara Febuari – Maret,” terangnya. 

Sementara Kepala Disperta Bondowoso Munandar,  untuk pemindahan pasarhewan tersebut pihaknya telah siap. “Karena sudah Serah Terima (ST) 1. Jadi tinggal Diskoperindag,” imbuhnya.

Sedangkan Kabid Kesehatan Hewan Disperta Bondowoso drh Cendy Herdiawan menuturkan, untuk siap atau tidak intinya siap. Namun, kata dia, yang perlu diperhatikan pemindahan pasar hewan itu juga harus matang. Intinya bagaimana peternak itu betah berjualan di pasar hewan yang baru. Sebab, kata dia, untuk saat ini untuk pohon peneduh baru tanam kurang lebih satu bulan kemarin. Selain itu juga masih kurang tambatan. “Pasar hewan lama itu jumlah tambatan sekitar 400-500 ekor. Kalau yang baru masih 300 ekor,” pungkasnya. 

(jr/dwi/das/JPR)

Source link