Ditangkap saat hendak serahkan sabu – Radar Surabaya

Muchammad Firman Ilham, 19, warga Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, harus berurusan dengan polisi gara-gara menjadi kurir sabu-sabu (SS). Tersangka ditangkap di rumah temannya di Desa Bluru Kidul, RW 7, Kecamatan Sidoarjo, Senin (27/11). Saat itu tersangka hendak menyerahkan paket sabu.

Awalnya, polisi mendapat informasi tentang pengedar sabu di wilayah Bluru Kidul RW 7. Ketika turun ke lapangan, polisi menemukan tersangka sedang duduk-duduk di depan rumah. Saat digeledah, polisi menemukan satu bungkus rokok bekas. “Di dalam bungkus rokok itu ada dua poket sabu masing-masing seberat 0,30 gram,” kata Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto, Rabu (29/11).

Berdasar penyidikan, tersangka Firman Ilham sedang menunggu temannya yang rumahnya tak jauh dari lokasi penangkapan. Ia hendak menyerahkan paket sabu sekaligus mengambil uang jasanya sebagai kurir narkoba. “Namun, belum sampai menyerahkan, kami sudah sergap. Sekarang kami masih mencari pengedar di atasnya,” ujarnya.

Kepada penyidik, tersangka Muchammad Firman Ilham mengaku mendapat barang haram tersebut dari seseorang berinisial T. Ia sudah tujuh kali diminta mengambil sabu yang diranjau. Kali terakhir, sebelum tertangkap, tersangka mengambil sabu di balik sebuah batu di seberang Makodim 0816 Sidoarjo. Sabu itu disimpan di bungkus rokok bekas.

“Ia mengambil dan menyerahkan barang itu ke temannya. Sisanya diserahkan ke orang yang ditunjuk oleh T untuk mengambil upahnya,” tutur Sugeng. (gun/rek)

(sb/gun/rek/JPR)