Dititipkan Teman di Hotel, Balita 9 Bulan Dibawa Kabur – Radar Surabaya

Ceritanya,  Nuraini yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang baju memiliki balita berusia 9 bulan. Sedangkan ada salah satu temannya yang mengabarkan sedang berada di Surabaya, tepatnya menginap di 

 Hotel Jalan Nyamplungan, Surabaya. ”Kemudian, pelapor hendak pulang ke Probolinggo untuk menggambil barang di rumahnya pada tanggal 28 Mei lalu,” jelas Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Tinton Yudha Riambodo.

Kawatir anaknya kecapekan, ia menitipkan buah hatinya tersebut pada temannya di salah satu hotel di Jalan Nyamplungan Surabaya. Dan teman tersebut menyanggupinya.

Tinton melanjutkan, sekembali dari Probolinggo ibu korban langsung menuju hotel tersebut dan mendapati teman beserta anaknya telah tidak ada di kamar. Panik, pelapor langsung berusaha menghubungi temannya tersebut. 

Pelapor sempat menghubungi temannya, dan mengaku berada di Jogjakarta. Tetapi setelah dicari tidak ada. ”Setelah di hubungi lagi,temannya tersebut bilang posisi berada di Probolinggo, tetapi setelah didatangi hasilnya juga tidak ada,” sambung Tinton.

Pelapor semakin resah lantaran tak kunjung menemukan anak tersayangnya tersebut.  Akhirnya apa yang menimpanya dilaporkan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. ”Kasus ini telah kami tanggani. Kami telah membentuk tim khusus untuk memburu terduga pelaku. Saat ini tim khusus telah terjun ke Jakarta untuk mengejar terduga pelaku penculikan tersebut,” beber Tinton

Tinton menambahkan, korban memiliki ciri-ciri berkelamin laki-laki, berusia 9 bulan, dengan rambut lurus, dan kulis sawo matang serta mengenakan baju putih saat terakhir diketahui. ”Kami menghimbau bagi warga yang mengetahui ciri-ciri tersebut harap melapor ke polisi. Untuk terduga pelaku merupakan perempuan usia sekitar 24 tahun,” pungkas Tinton. (son/rtn)

(sb/son/jek/JPR)