DLH Dukung Incinerator RSD dr Soebandi – Radar Jember

“Kami senang banget, RSD dr Soebandi Jember punya inisiatif membangun incinerator,” kata Kepala DLH Jember Aris Maya Parahita dalam sosialisasi pengolahan limbah infeksius atau bahan berbahaya beracun (B3) dengan incinerator dalam rangka persiapan Adipura Kabupaten Jember di RSD dr Soebandi Jember Rabu (1/11) kemarin. 

Menurut Aris Maya, DLH memiliki tantangan yang harus diselesaikan. Pertama meningkatkan indeks lingkungan hidup. “Yang kedua mengurangi tingkat pencemaran air dan udara. Termasuk limbah infeksius,” ujarnya. 

Apalagi, sambungnya, untuk wilayah Jawa Timur (Jatim) bagian timur belum ada alat pengolahan limbah infeksius. “Dulu ada di tempatkan di TPA Pakusari. Tapi rusak parah tidak bisa digunakan. Makanya ke depan saya harap ada pemeliharaan yang baik terhadap incinerator di RSD dr Soebandi Jember,” ujarnya. 

Dia menjelaskan, keberadaan alat incinerator sangat mendukung program Bupati Jember dr Faida MMR agar tahun 2018 mendapatkan Adipura. “Tahun ini Kabupaten Jember mendapatkan sertifikat Adipura. Tahun depan Ibu Bupati menghendaki dapat Piala Adipura. Tetapi sejatinya bukan Piala Adipuranya, tetapi pengelolaan lingkungan hidup yang baik,” ujarnya. 

Sementara itu, Direktur RSD dr Soebandi Jember drg Budi Sumarsetyo SpBM mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses pengadaan incinerator. Pembangunan incinerator dalam rangka mendukung vidi dan misi bupati Jember. Sebab, RSD dr Soebandi Jember sebagai bagian dari Pemkab Jember. “Tiap bulannya RSD dr Soebandi Jember harus mengeluarkan sekitar Rp 250 juta untuk pengolahan limbah B3. Padahal membeli incinerator tidak sampai Rp 2 Miliar,” ujarnya. 

dr Hendro Soelistijono yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan dr Siti Nurul Qomariyah mendukung pembangunan incinerator. “Kami mewakili Ibu Kepala Dinkes. Intinya Dinkes sangat mendukung rumah sakit memiliki incinerator karena rumah sakit memproduksi sampah, limbah dan limbah infeksius,” ujar dr Hendro Soelistijono. Dalam sosialisasi itu hadir pula perwakilan dari SIE  PENGOLAHAN LIMBAH B3 Direktorat Verifikasi Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah nonB3 Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup yang memberikan materi tentang Pengelolaan Limbah B3 fasilitas pelayanan kesehatan.

(jr/aro/das/JPR)

Source link