Evakuasi Sopir Tergencet, Pantura Macet – Radar Surabaya

SAKSI mata menyebutkan, truk itu  masing-masing disopiri Kardi Santoso, 45, warga Jalan Flamboyan Desa Candimulyo RT 6/RW 4 Jombang. Sementara dump truk dikemudikan Sholikin, 45, Desa Wedani RT 1/RW 3, Cerme Gresik. Akibatnya, dua sopir truk harus dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa naas tersebutbermula saat truk trailer yang dikemudikan Kardi Santoso melaju dari arah Utara ke Selatan. Sesampainya di Jalan Raya Bungah, truk tersebut ingin mendahului sepeda motor yang ada di depannya. Namun, ketika hendak mendahului, tiba-tiba rem truk trailer tersebut blong. Tidak ingin menyeruduk motor, Kardi berusaha membanting kemudi ke sisi kanan bahu jalan. Namun upaya itu malah menyebabkan tabrakan. Sebab dari arah berlawanan muncul dumtruk yang dikemudikan Sholikin.

“Truk trailer melaju dari Utara ke Selatan. Lalu ada sepeda motor. Tidak bisa menghindar, truk trailer lalu terguling menimpa truk disampingnya,” ujar AKP Akhmad Said, Kapolsek Bungah, kemarin.

Akibat kecelakaan ini, Sholikin sopir dumtruk mengalami luka parah lantaran terjepit bodi depan. Sedangkan, Kardi Santoso sopir truk trailer hanya mengalami luka ringan. “Kedua sopir selamat, satunya luka ringan, satunya masih menjalani pemeriksaan intensif,” tambah Said.

Terpisah, Petugas Laka Lantas Polres Gresik, Bripka Benny menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan reka ulang kejadian.  “Sampai saat ini masih reka ulang, kerugian materil belum dihitung,” tambah dia.

Sementara itu, lantaran bodi truk trailer yang melintang di jalan, membuat Jalan Pantura sempat macet total. Kemacetan diperkirakan mencapai 5 kilometer. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)