Festival Anak Saleh dan Saliha Sukses, Kreatif dan Cinta Damai – Radar Mojokerto

MOJOKERTO – Festival mewarnai diikuti anak-anak tingkat Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Mojokerto Rabu (24/1) berjalan sukses.

Tak kurang dari 3.100 peserta di bawah naungan 180 lembaga RA hadir dalam event Festival Anak Saleh dan Saliha (FASS) Raudhatul Athfal Kabupaten Mojokerto 2018 ini.

Kegiatan tersebut juga dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti Ke-72 Kementerian Agama (Kemenag). Sejak pagi, ribuan peserta telah memadati area wisata Ubalan Water Park Pacet.

Terpantau, mulai pukul 06.00 anak-anak dan guru pendamping dari seluruh kecamatan sudah beramai-ramai datang. Mereka cukup antusias mengikuti serangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Festival mewarnai kali ini mengangkat tema, ’’Aku Anak Raudhatul Athfal Cinta Damai’’. Sebelum acara inti dimulai, perwakilan anak-anak diberi kesempatan menampilkan kreasi drama anak, pidato, dan deklarasi cinta damai.

Kasubag TU Kemenag Kabupaten Mojokerto, Mahmud Fauzi memaparkan tentang pentingnya penanaman nilai-nilai cinta damai sejak dini. Dengan harapan, kelak bisa tumbuh menjadi anak yang saleh dan salihah.

”Anak tidak boleh lemah, baik secara fisik maupun akalnya. Untuk itu, dengan kegiatan mewarnai ini semoga bisa mengasah kreativitas anak sejak dini,” paparnya.

Acara dilanjutkan dengan aksi parade panggung kreatif dari seluruh kontingen Ikatan Guru Raudhatul Athflal (IGRA) dari 18 kecamatan. Masing-masing menampilkan aksi panggung dengan tema yang beragam.

Mulai dari cinta lingkungan, peduli sampah, hingga penampilan busana nusantara. Keseruan tak berhenti sampai di situ, sebab acara tersebut juga dihadiri Ikfina Kamal Pasa selaku Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto.

Meski sedang dalam suasana duka, istri Bupati Mustofa Kamal Pasa (MKP) ini secara khusus hadir ke tengah-tengah ribuan anak-anak RA. Kedatangannya pun mendapat sambutan cukup meriah.

Ikfina mengungkapkan, dalam acara festival mewarnai ini diharapkan mampu menambah pengalaman positif dan menyenangkan bagi anak-anak. ”Hari ini (kemarin, Red) semuanya Bhinneka Tunggal Ika, kreatif, dan semuanya cinta damai. Semoga bisa mengantarkan anak-anak kita menjadi generasi bangsa yang luar biasa, berakhlakul karimah, dan saleh-salihah,” tuturnya.

Ikfina mengucapkan terima kasih secara khusus kepada IGRA Kabupaten Mojokerto selaku penggagas diselenggarakannya FASS. Menurutnya, guru-guru tidak hanya membimbing anak menjadi kreatif dan aktif saja, tetapi juga membentuk akhlakul karimah.

”IGRA merupakan pengukir kenangan dan pengukir ingatan anak-anak yang pertama-tama setelah orang tua,” paparnya. Sementara itu, Ketua IGRA Kabupaten Mojokerto, Wiwik Mamlukha menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran panitia IGRA dan Jawa Pos Radar Mojokerto. Tak lupa, juga kepada Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto yang bersedia memfasilitasi tempat di Ubalan Water Park Pacet.

”Terima kasih juga kepada semua pihak yang mendukung suksesnya acara ini. Mudah-mudahan, tahun depan bisa diagendakan rutin dan lebih meriah lagi,” pungkasnya.

Sebelum acara ditutup, anak-anak dihibur dengan berbagai gelar seni tari, drama kolosal, dan parodi guru. Selain itu, ada penampilan boneka semeru yang ditampilkan Satlantas Polres Mojokerto.

Aksi panggung tersebut sekaligus menambah wawasan anak-anak untuk tertib berlalu-lintas. Acara ditutup dengan pembagian ratusan doorprize kepada peserta. 

(mj/ram/ris/JPR)

Source link