Festival Durian Gratis di Klaten – Radar Solo

Dalam gelaran festival tersebut, disediakan 26 stand untuk dapat memenuhi hasrat masyarakat untuk mencicipi durian asal Kecamatan Jatinom. Setiap titik, panitia menyediakan 30 buah biji durian untuk dinikmati bersama-sama.

“Lewat gelaran festival ini, kami ingin memperkenalkan potensi durian yang kami miliki. Terlebih lagi di tahun ini, warga kami bisa memanen sebanyak tiga kali. Tentunya semakin mengukuhkan desa kami sebagai kampung durian,” jelas Kepala Desa Randulanang, Sumarno, Rabu (14/2).

Lebih lanjut Sumarno menjelaskan, lahan seluas 10 hektar di desanya memang khusus ditanami buah durian. Berbagai jenis durian dikembangkan di Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom, mulai dari montong hingga mentega.

Bahkan, jumlah pedagang durian asal Randulanang mencapai 50 orang. Potensi yang cukup besar itu kedepannya akan dikelola secara serius oleh pemerintah desa.

“Kami ingin membangun gazebo di sepanjang jalan Randulanang bagi warga kami untuk berjualan durian. Nantinya yang mengelola BUMDes sendiri. Karena akhirnya potensi yang kami miliki ini untuk meningkatkan kesejahteraan warga kami,” pungkasnya.

(rs/ren/bay/JPR)