Gembok Parkir Liar Belum Jelas, Dishub: Tunggu Regulasi – Radar Kudus

KOTA – Menjamurnya parkir liar membuat Dinas Perhubungan (Dishub) kewalahan. Untuk mengantisipasinya, petugas bakal menggunakan gembok agar pengendara kapok. Kendati sudah ada wacana, namun hingga kini gembok tersebut belum jelas.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus kemarin, masih banyak parkir sembarangan. Misalnya di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Menara, dan Jalan Sunan Kudus. Padahal jalan tersebut dilarang parkir. Khusus untuk Jalan Jenderal Sudirman justru membuat macet pengendara lain.

Plt Kepala Dishub Kudus Sam’ani Inkatoris melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Umum Puput Sri Kuncoro mengatakan, penggembokan seharusnya sudah dilaksanakan tahun lalu. Namun saat ini belum ada peraturannya. Dishub pun belum bisa memberlakukan penggembokan.

Dia mengatakan, saat penggembokan sudah dilakukan, pihaknya akan menerjunkan tim khusus memantau parkir liar. Ketika ada parkir liar, tim tersebut langsung melakukan penggembokan. ”Nantinya pemilik kendaraan akan datang ke kantor untuk melepaskan gembok sekaligus mendapatkan pembinaan,” ungkapnya.

Dia mengaku sudah tersedia 20-30 gembok dengan berbagai ukuran. Dengan rincian gembok motor, mobil pribadi, truk, hingga tronton. ”Ukurannya pun berbeda. Semakin besar kendaraan semakin besar pula gemboknya,” jelasnya Putut.

Nantinya penertiban ini dilakukan seminggu tiga hingga empat kali. Namun hal ini tergantung dengan kondisi dan siatuasi.

(ks/mal/lil/don/top/JPR)