Keputusan Aji memulangkan Kim sebenarnya terlalu cepat. Seharusnya, Kim bisa dibandingkan dengan pemain asal Tajikistan dulu. Karena tak mudah menggaet pemain Asia memiliki skill mumpuni. 

Menurut Aji, Amine berat masuk skuadnya. Pemain berpaspor Maroko itu dinilai terlalu tua. ‘’Sebenarnya Amine bagus, tapi usianya sudah 34 tahun. Cukup berat,” katanya sabtu (30/12). 

Sebaliknya, Kim sebelumnya mampu menarik perhatian Aji justru dipulangkan lebih awal. Padahal, rencananya pelatih asal Malang itu mencoba Kim pada Piala Presiden. Namun, Aji melihat pemain 23 tahun asal Korsel itu belum sesuai ekspektasinya. ‘’Kim sebenarnya bagus dan masuk,  tapi dia lemahnya di speed,” ujar mantan bek timnas tersebut.  

Saat latihan, Kim memiliki tipikal permainan tenang, dan umpan akurat. Kim mampu mempertahankan dan membagi bola cukup taktis. Kemampuan itu lebih baik dibanding Kosuke Yamazaki Uchida. Namun, agresivitas Kim masih kalah. 

Kini, Aji memiliki ekspektasi pada pemain Tajikistan diklaim menjadi kapten cadangan timnas di negaranya. Keputusan Aji memutuskan nasib Kim terkesan terlalu cepat. Seharusnya, kemampuan Kim perlu dibandingkan dengan pemain asal Tajikistan tersebut. ‘’Tapi harus cepat diputuskan dan mencari sesuai kebutuhan,” ucapnya.  

Aji tak memiliki waktu lama lagi menentukan pemain asing. Jadwal Piala Presiden makin dekat. ‘’Kalau gelandang (pencarian pemain asing) inginnya di bawah 30 tahun. Karena kan butuh mobilitas tinggi. Kalau stoper maksimal 32 tahun masih bisa ditoleransi,” ujarnya. 

(bj/ind/jar/yan/faa/JPR)

Source link