Giliran Patrang Diobrak-Abrik – Radar Jember

Aksi itu berhasil mengamankan empat jukir liar. Keempatnya adalah  Rudiyanto, Nanang Kosim, Munawi dan Buadi. Mereka kemudian diamankan di Polsek Patrang. 

Petugas dengan mudah mengamankan keempat jukir liar tersebut. Karena daerah operasi jukir liar ini sangat mencolok, yakni di depan Pemkab Jember dan Masjid Jamik Al Baitul Amien. 

“Mereka kami amankan karena terbukti sedang tertangkap basah jadi jukir liar,” terang Kapolsek Patrang, AKP Mahrobi Hasan. 

Sementara itu Kadishub Jember Isman Sutomo menyebut,  pihaknya sengaja membersihkan jukir liar di ruang publik, tak lain untuk memberi pelayanan terbaik pada masyarakat. “Karena jukir jelas tak memiliki SOP pelayanan standart nasional,” tuturnya.

Pihaknya pun mengaku, sudah saatnya giat menggelar operasi serupa sampai Jember bebas dari jukir liar. “Bukan bermaksud menghambat sumber rezeki orang lain,” terangnya. 

Dia menilai, adanya jukir liar dikhawatirkan merusak tatanan Dishub Jember yang telah mencetak ratusan jukir resmi yang memiliki standart pelayanan. “Kalau jukir resmi Dishub, sudah memiliki layanan standart. Semisal ada yang salah, kami langsung menindaknya,” tegasnya. 

Seperti yang diungkapkan Isman, pihaknya sudah memecat beberapa jukirnya yang menyalahi aturan. Selain itu, juga memberi sanksi skorsing karena terbukti memungut biaya parkir yang seharusnya gratis.

Namun untuk jukir liar, Dishub harus menggandeng pihak kepolisian. Sebelum bersama Polsek Patrang, dua hari sebelumnya Dishub juga menggandeng pihak kepolisian dari Polsek Kaliwates dan berhasil mengamankan tujuh jukir liar. 

Sejumlah jukir liar yang berhasil diamankan, akan diproses dengan tindak pidana ringan (Tipiring). Mereka langsung disidang di Pengadilan Negeri (PN) Jember. “Mereka kena denda. Namun jika sudah dua kali tertangkap, maka ancamannya kurangan penjara 3 bulan,” terangnya. 

Isman mengajak para jukir liar untuk menghentikan aktivitasnya. Jika ingin bergabung menjadi jukir resmi Dishub, pihaknya terbuka asalkan syaratnya terpenuhi. 

Dia pun meminta masyarakat Jember, supaya tidak mudah memberikan imbalan uang pada jukir. Sebab sesuai aturan, mobil berplat nomer Jember gratis, karena sebelumnya pemilik mobil sudah membayar parkir berlangganan saat membayar pajak kendaraan bermotor.

(jr/rul/das/JPR)

Source link