Gomes Puji Kualitas Penggawa Lokal – Radar Madura

”Kami melawan tim dengan banyak pemain asing di dalamnya, namun kami mampu mengimbangi,” ujar Rudy kepada sejumlah awak media usai pertandingan Madura United melawan PS TNI, Selasa (23/1).

Nampaknya, kalimat itu menggelitik Pelatih Kepala Madura United Gomes de Olivera. Pelatih berkebangsaan Brasil itu menegaskan, bahwa kemenangannya bukan semata-mata hanya karena pemain asing. Peran para penggawa lokal juga tidak bisa diabaikan pada pertandingan tersebut.

”Pemain lokal Madura bagus-bagus, bukan karena pemain asing kami menang. Kami bermain secara tim. Pemain asing hanya membantu kami untuk menjadi lebih kuat,” katanya pelatih 55 tahun itu.

Menurut Gomes, seluruh pemain lokal di Madura United memiliki kualitas sangat baik. Mereka juga mau bekerja keras, baik dalam lapangan maupun latihan. Gomes juga menilai bahwa malam itu PS TNI bermain bagus dan bekerja keras. Tapi, tim yang ditanganinya lebih unggul kualitas.

Sebenarnya pemain asing di Madura United terdapat empat orang sesuai batas maksimum dalam regulasi. Yakni, Fabiano Beltrame, Nuriddin Davronov, Patrick N’koyi, dan Marcel Sacramento. Sementara empat pemain lainnya, yakni O.K John, Raphael Maitimo, Greg Nwokolo, dan Cristian Gonzales merupakan pemain naturalisasi. Hanya Marcel Sacramento yang belum diturunkan.

Peran pemain lokal memang tak dapat dipungkiri pada dua kemenangan Laskar Sape Kerrap. Misalnya, Fachruddin Wahyudi dan Bayu Gatra Sanggiawan. Dua penggawa lokal ini memiliki peran sentral dalam strategi yang diterapkan Gomes. Posisi Fachruddin yang menjadi tandem dari Fabiano Beltrame sebagai palang pintu pertahanan Madura, mampu menghentikan serangan musuh.

Dua gol Bayu Gatra di dua pertandingan Piala Presiden juga menjadi bukti bahwa Madura United tidak bergantung pada pemain asing. ”Setiap pemain yang datang ke Madura United adalah pemain berkualitas. Mereka berkumpul di sini dengan tujuan sama, yaitu meraih prestasi,” imbuh Gomes.

(mr/dam/han/bas/JPR)