Grrrr….Para Calon Bupati Saling Lempar Joke – Radar Kudus

KUDUS – Pasangan calon (paslon) saling melontarkan joke di kampanye damai di Alun-alun Kudus kemarin. Joke yang dilontarkan sesama paslon dilakukan sebelum acara dimulai. Para paslon pun tertawa.

Joke paling mengena dilontarkan cawabup Setia Budi Wibowo kepada Akhwan. Saat itu Mas Bowo mengatakan, Paslon Akhwan – Hadi Sucipto (Akhi) dalam jargonnya ‘coblos brengose’ dirasa kurang pas. ”Lah iki malah ‘coblos brengose’, Pak Hartoyo kan ya brengosen (Ini justru ‘coblos brengose’, Pak Hartoyo juga punya kumis),” katanya disambut tawa semua calon.

Joke tersebut membuat suasana meriah. Namun, Akhwan tak kalah menanggapi joke dari Mas Bowo. Akhwan langsung menanggapinya dengan joke balasan. ”Kunu brengose kan sesiseh (sana kumisnya satu saja),” balas Akhwan dan disambut tertawa Hartoyo dan paslon lainnya.

“Wes ojo rebutan, seng menang pilkada ki satu tok (sudah jangan berebut, yang menang pilkada cuma satu),” kata cabup nomor urut 1 Masan disambut tertawa dan sekaligus ‘protes’ dari paslon lain.

Kampanye tersebut difasilitasi KPU Kudus. Ada lima paslon. Mereka membawa 15 kendaraan yang dihias sesuai nomor urut paslon dan foto paslon.

Paslon Masan – Noor Yasin (An-Noor) memasang visi-misi dan program. Sementara paslon Akhwan – Hadi Sucipto (Akhi) sebelum konvoi kampanye damai menerbangkan balon beserta fotonya. Sedangkan paslon Tamzil – Hartopo (Top) membagikan kaus sebelum berangkat.

Sri Hartini – Setia Budi Wibowo mem-branding kendaraan khas satgas Partai Gerindra. Tim sukses juga membagikan kerudung khas paslon. Sementara paslon Nor Hartoyo – Junaidi (Harjuna) mengendarai mobil klasik tanpa pintu. ”Kami harap semua calon komitmen mewujudkan pemilu yang aman dan damai,” kata Ketua KPU Kudus Moh Khanafi kemarin.

Pihaknya juga meminta semua paslon menandatangani deklarasi kampanye damai. Deklarasi itu juga ditandatangani bupati, kapolres, dandim, kepala kejaksaan, kepala pengadilan, ketua KPU, dan ketua Panwaslu Kudus.      

Di acara itu juga terjadi jabatan tangan antara Bupati Kudus Musthofa dan mantan bupati yang kembali ikut pilkada M. Tamzil. Keduanya tampak akrab. Bahkan, keduanya tertawa saat bertemu di kampanye damai.

Bupati Kudus Musthofa berharap, pilkada berjalan dengan baik dan berakhir dengan damai. Selama ini Kudus tidak pernah terjadi persoalan sehingga tetap kondusif.

Dia juga berharap, masyarakat menggunakan hak pilih pada 27 Juni 2018 mendatang.

(ks/lis/don/ris/aji/JPR)