Harga Beras Turun Perlahan – Radar Bojonegoro

Adik menjelaskan, harga beras medium sebelumnya Rp 9.000 per kilogram (kg). Namun, kini harganya menjadi Rp 8.200 per kg. Kemungkinan, harga tersebut akan kembali mengalami penurunan. “Seperti ini sudah mulai panen. Jadi, harga mulai turun,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Pasar, Agus Hariyana menjelaskan, penurunan harga mulai terjadi, dan penurunan akan terus terjadi karena beberapa daerah di Bojonegoro sudah ada yang panen padi. “Saya yakin dua minggu lagi harga akan normal,” katanya.

Agus menjelaskan, mahalnya harga beras dipicu menurunnnya pasokan. Pasokan minim dibarengi permintaan beras yang sangat tinggi. Sehingga, harga di pasaran naik. Beras normalnya Rp 7.000 per kg menjadi Rp 10.000 per kg. Sedangkan, harga beras medium ketika operasi pasar sekitar Rp 8.000 per kg.

Menurut dia, OP dikhususkan untuk beras. Sebab, komoditas harganya yang naik terus adalah beras. Naiknya harga beras memicu tim dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) turun ke lapangan. “Mereka ingin memantau harga dan mencari tahu kenapa harga beras terus naik,“ jelasnya.

Pertengahan Februari nanti, Agus memprediksi harga beras akan kembali normal. Sebab, saat itu sebagian besar petani sudah panen. Bahkan, harga beras dan gabah akan turun cukup banyak dibanding saat ini.

(bj/zim/rij/faa/JPR)

Source link