Hari pertama, Pjs dandim rembang beri pengarahan – Radar Kudus

PJs Dandim ini lebih memprioritaskan kegiatan untuk memperkuat internal Kodim. Teddy juga melanjutkan program yang selama ini telah berjalan, termasuk menjalin komunikasi dengan forkompinda.

Teddy ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Dandim 0720/Rembang, setelah Danrem 073/Makutarama menonaktifkan Letkol Inf Darmawan Setiady sebagai dandim definitif. Teddy menganggap tugas menjadi Pjs itu sebagai amanah yang harus dijalankan.

Dia sendiri belum tahu sampai kapan ditugaskan menjadi Pjs Dandim 0720/Rembang. Yang jelas, dia akan memprioritaskan pengutan di internal Kodim. Seperti pengecekan alutsista dan administrasi di Kodim.

”Tugas ini sebagai amanah. Pastinya melanjutkan apa yang sudah berjalan. Prioritas lebih ke internal dan satuan. Saya perlu mengecek alutsista yang ada dan administasinya sejauh mana,” jelasnya.

Setelah fokus pada internal kodim, Teddy juga akan menjalin komunikasi dengan forkompinda. Tugasnya sebagai Pjs Dandim hanya melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Kewenangan untuk mengambil keputusan tetap dilaporkan ke Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Joni Pardede. ”Dalam pelaksanaannya nanti, tiap hari saya akan melaporkan ke Danrem. Saya melakukan tugas dan tanggung jawab, wewenang masih ada di Danrem,” imbuhnya.

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0720/Rembang Mayor Inf Hariyanto memastikan suasana di kodim tetap kondusif. Kekompakan anggota juga masih terjaga dengan baik.

Hariyanto mengungkapkan, tak sedikit hal positif yang telah dilakukan oleh Letkol Inf Darmawan Setiady semasa menjadi Dandim. Di antaranya, pembangunan masjid di kompleks Kodim 0720/Rembang.

”Suasana di kodim saat ini masih kondusif, anggota masih solid dan kompak bersama-sama melaksanakan tugas. Komunikasi dengan lingkungan dan Forkompinda juga baik,” jelasnya.

Sebelum dinonaktifkan oleh Danrem, Letkol Inf Darmawan Setiady sudah menjabat sebagai Dandim Rembang definitif selama kurang lebih dua tahun. Dia dinonaktifkan karena menampar kades di sela rapat koordinasi pada Jumat (10/11) lalu di Pendapa Museum Kartini. 

(ks/lid/lil/top/JPR)

Source link