Hati-hati Digoda Hantu Nini Thowok – Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID – TBS Film mengangkat legenda Jawa dalam film Nini Thowok. Selain ingin memenuhi hasrat masyarakat Indonesia akan film horor, juga untuk memperkenalkan kembali legenda yang pernah ada di tanah Jawa. Dalam film berdurasi kurang lebih 90 menit ini, diceritakan mengenai boneka menyerupai jelangkung dengan ukuran yang lebih besar.

Hendro Djasmoro,  satu dari tiga produser film ini mengatakan, keberadaan Nini Thowok masih diakui di sejumlah daerah di Jawa. Seperti di Cilacap, dikatakan olehnya, masih terdapat cerita mengenai boneka sebagai media berhubungan dengan roh halus ini.

”Seperti jelangkung, kalau tidak diangkat kan mungkin anak-anak muda tidak akan tahu. Ini juga tadi banyak yang tidak tahu adanya Nini Thowok,” jelasnya saat bertandang ke SMKN 2 Semarang, Rabu (31/1) kemarin.

Selain memperkenalkan legenda Jawa, film ini sekaligus ingin memprpomosikan pariwisata di Jawa Tengah. Sebab, proses syuting dilakukan di sejumlah bangunan bersejarah di Jawa Tengah seperti Solo, Klaten, dan Sukoharjo. ”Salah satunya adalah di museum gula Gondang Winangun di Klaten,” jelas Inggrid Widjanarko, pemeran Mbok Girah dalam film ini.

Film yang diharapkan mampu mennghidupkan kembali legenda Jawa ini disutradari oleh Erwin Arnada yang sebelumnya sudah membidani sejumlah film sukses seperti Jelangkung (2002), Tusuk Jelangkung, dan Bangsal 13.

(sm/cr4/zal/JPR)