Ini Cara Pemkab Atasi Persoalan Sampah di Kecamatan Padat – Radar Bromo

Tim saber sampah ini, merupakan petugas yang akan memantau perilaku warga dalam membuang sampah. Bila ada warga yang membuang sampah sembarangan, maka akan ada sanksi yang diberikan pada yang melanggar. 

Rencana pembentukan saber sampah itu, kini dimatangkan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Pasuruan. Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Muchaimin menguraikan, sebagian masyarakat masih terbiasa membuang sampah sembarangan. Padahal, pemkab sudah berupaya untuk menempatkan tempat-tempat pembuangan sampah agar bisa dimanfaatkan. 

Namun, sering sekali, tempat-tempat sampah itu hanya dijadikan pajangan. “Ketika hendak membuang sampah, mereka masih sering membuangnya sembarangan,” jelas Muchaimin. 

Untuk itulah, perlu tindakan dalam mendorong tingkat kepatuhan masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. Dasar itu, membuat ia merencanakan untuk membentuk tim saber sampah. 

“Tugas tim saber sampah ini, untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Misalnya di sungai, jalan-jalan, ruang publik. Mereka akan diarahkan untuk membuang sampah pada tempat yang seharusnya,” terang Muchaimin. 

Muchaimin menyampaikan, pembentukan tim saber sampah ini bakal direalisasikan Maret 2018. Sejumlah pegawai DLH akan disiapkan untuk menjadi petugas tim saber sampah ini. 

Untuk tahap awal, mereka akan dioperasikan di tiga kecamatan. Yakni, Gempol, Beji, dan Bangil. “Karena di daerah inilah, yang paling banyak timbunan sampahnya,” ungkap Muchaimin. 

Sistem kerjanya, kata Muchaimin, petugas akan menangkap pembuang sampah sembarangan. Mereka kemudian disanksi. “Selain pendataan, sanksi yang akan diberikan berupa teguran dan kami suruh untuk membuang sampah yang dibuang itu pada tempatnya. Sekarang kami masih proses sarprasnya dan SDM. Kami juga perlu menyosialisasikan ini terlebih dahulu,” beber dia. 

(br/fun/one/fun/JPR)

Source link