Ini Foto-foto Kolaborasi Dua Negara Pentaskan Tarian Mahabharata – Bali Express

KOLABORASI: Pementasan tari kolaborasi Mahabharata Lana-Bali oleh mahasiswa Chiang University Thailand di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Jumat kemarin (6/7).
(AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR – Indonesia dan Thailand berkolaborasi dalam tarian Mahabharata yang dipentaskan di arena Pesta Kesenian Bali (PKB) kemarin (6/7). Tarian tersebut dipentaskan oleh salah satu dosen Chiang University Thailand bersama delapan mahasiswanya. Mereka mengkolaborasikan tarian itu dengan sanggar lokal, yaitu Sanggar Tari Nritta Dewi.

KOLABORASI: Pementasan tari kolaborasi Mahabharata Lana-Bali oleh mahasiswa Chiang University Thailand di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Jumat kemarin (6/7).
(AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Pementasan yang mengambil tempat di Gedung Ksirarnawa ini merupakan kolaborasi yang pertama dilakukannya.  Meski demikian penonton tampak 30 menit sebelum pementasan sudah mulai berdatangan dan duduk di tempat yang disediakan.

Koordinator pementasan dari Chiang Mai University Thailand, Prof. Waewdao Sirisook mengungkapkan pertunjukkan tersebut menggambarkan abstrak Bali dengan Thailand. Karena di negerinya sendiri memang memiliki sebuah cerita Mahabharata, namun sedikit berbeda penyebutan tokoh-tokoh yang ada di dalamnya. “Pentas ini bisa dibilang abstrak, karena kita keluar dari alur cerita. Hanya mementaskan penokohan dengan cara mencopot-copot di setiap cerita dan dijadikan pertunjukkan ini,” tandasnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group).

Ini Foto-foto Kolaborasi Dua Negara Pentaskan Tarian Mahabharata

KOLABORASI: Pementasan tari kolaborasi Mahabharata Lana-Bali oleh mahasiswa Chiang University Thailand di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Jumat kemarin (6/7).
(AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Koordinator sekaligus dosen di Chiang Mai University tersebut juga mengaku yang ditonjolkan dalam pentasnya itu hanya menggambarkan suasana alam, binatang, dan keharmonisan dalam cerita Mahabharata. Sehingga penampilan dari mahasiswanya lebih banyak menari seperti burung merak dan ada juga seperti kijang.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengaku memang terdapat beberapa tokoh yang diekspresikan melalui tariannya. Yaitu Duryodana dan Drupadi. Diceritakan bahwa Duryodana membakar dan akan menghancurkan Pandawa. Maka dalam tariannya, jelas Sirisook, penari membawa  lilin yang menyala.

Ini Foto-foto Kolaborasi Dua Negara Pentaskan Tarian Mahabharata

KOLABORASI: Pementasan tari kolaborasi Mahabharata Lana-Bali oleh mahasiswa Chiang University Thailand di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Jumat kemarin (6/7).
(AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

“Persiapan kami untuk pentas kolaborasi ini hanya tiga hari saja, tapi saya sudah berteman lama dengan yang diajak berkolaborasi ini. Jadi kita tinggal saling kontak saja sebelum ke Bali. Tujuan kami pentas ini kan menceritakan perjalanan cerita Mahabharata di Lana, Thailand sampai ke Bali,” papar perempuan 41 tahun tersebut dalam bahasa Inggris.

Pada tempat yang sama,  koordinator Sanggar Tari Nritta Dewi, Ni  Kadek Dewi Aryani, penampilan yang berkolaborasi dua negara itu baru pertama kali dipentaskan. Bahkan di dalamnya  lebih menonjolkan perpaduan antara Bali dengan Thailand. Sehingga masing-masing penampilan menjadikan sebuah ajang penyelarasan sebuah tari, meski yang diceritakan tidak secara berurutan sesuai cerita aslinya.

Ini Foto-foto Kolaborasi Dua Negara Pentaskan Tarian Mahabharata

KOLABORASI: Pementasan tari kolaborasi Mahabharata Lana-Bali oleh mahasiswa Chiang University Thailand di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Jumat kemarin (6/7).
(AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

“Pentas kolaborasi ini memang jauh dari pakem yang ada dalam sebuah tarian. Di samping ceritanya kami ambil acak karena nama dan karakter beberapa penokohan sedikit ada yag berbeda,”papar perempuan asli Ubud, Gianyar tersebut.

Meski baru pertama kali dipentaskan, Dewi Aryani juga berharap agar pada PKB tahun depan dapat tampil kembali. Ia juga memaparkan, kolaborasi tersebut masing-masing negara melibatkan delapan penari, terlebih Waewdao Sirisook bersama delapan mahasiswanya datang ke Bali dengan menggunakan biaya pribadi.  

(bx/ade/bay/yes/JPR)

Source link