Integrasikan Wisata Desa dengan Bangun Lapangan Olahraga – Radar Bromo

KONSEP STADION: Lapangan olahraga yang dibangun di atas lahan desa akan dilengkapi dengan fasilitas umum lainnya.
(Arif Hidayatulloh/Radar Bromo)

KETERSEDIAAN lapangan olahraga desa menjadi perhatian Pemerintah Desa (Pemdes) Kertosari. Bersumber dari dana desa tahun 2017 dan 2018, Pemdes setempat membangun lapangan olahraga di lahan seluas 3 hektare milik desa yang terletak di Dusun Kertosari.

—————–

Pembangunan lapangan olahraga itu masih tahap pertama. Luasnya, 100 x 75 meter persegi. Bangunan pertama, diproyeksikan sebagai lapangan sepak bola sekaligus fasilitas parkir kendaraan.

Tiap tahun direncanakan ada pengembangan, baik dari sisi sarana prasana lapangan sendiri maupun fasilitas umum pendukung. Seperti, tribun penonton, play ground, stan UKM produk unggulan desa, sekaligus fasilitas umum lainnya. “Harapannya, lapangan tersebut dapat dipergunakan juga sebagai olahraga lainnya. Seperti, voli, badminton, ataupun kegiatan warga yang membutuhkan tempat lapang yang luas,” ungkap Kades Kertosari Waluyo Utomo.

Waluyo menambahkan, dipilihnya lokasi di Dusun Kertosari itu sebagai tempat yang paling strategis. Selain tidak jauh dari jalan raya Surabaya-Malang, lokasi itu sebagai jalur utama masuknya tamu menuju Randuwana sebagai sentra kegiatan wisata desa yang selama ini sudah berjalan.

“Akses jalannya pun sudah diperbaiki dan diperlebar. Kelak, lahan seluas 3 hektare itu juga sebagai kompleks perkantoran desa. Sehingga, layanan pemerintah desa dengan berbagai fasilitasnya dapat terintegrasi dengan kegiatan wisata desa,” katanya optimistis.

JAGA KEKOMPAKAN: Kades Kertosari Waluyo Utomo (6 dari kiri) bersama Perangkat Desa Kertosari.
(Arif Hidayatulloh/Radar Bromo)

Selain penyediaan lapangan olahraga serbaguna, lanjut Waluyo, Pemdes juga melakukan pembangunan fisiknya di berbagai sasaran bidang. Yakni, pembangunan gedung PAUD di Dusun Gunungsari, pelebaran jalan, jembatan, dan pembangunan plengsengan di jalan Baong Dusun Sumbersuko, serta pavingisasi di hampir semua jalan lingkungan dan antardusun.

“Tahun ini, penambahan sarana prasarana pendukung wisata desa, pavingisasi, plengsengan, dan penyediaan akses infrastruktur pertanian akan kita lakukan. Sekaligus pembangunan lanjutan lapangan olahraga desa,” pungkasnya.

stand, batik, produk, desa kertosari, kecamatan purwosari, kabupaten pasuruan

BERDAYA SAING: Ketua TP PKK Desa Kertosari Esti Wismahayati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Hj. Lulis Irsyad di stan batik tulis khas Desa Kertosari.
(Arif Hidayatulloh/Radar Bromo)

Perkuat Pemberdayaan melalui PKK

Peran PKK dalam mendukung laju pembangunan desa menjadi perhatian Pemdes Kertosari. Melalui berbagai kegiatan sosial-kemasyarakatan, PKK desa setempat menjadi partner sekaligus penopang terhadap keberhasilan visi pemdes untuk mensejahterakan masyarakat.

Kelompok-kelompok kerja (Pokja) dari PKK tersebut berlomba-lomba berinovasi dalam gelaran kegiatan-kegiatan produktif untuk menopang misi pemberdayaan. Seperti, Pokja keagamaan yang secara rutin menggelar pengajian, istighotsah dan pembacaan salawat tiap bulan.

“Pokja pendidikan dan keterampilan secara simultan menggelar pelatihan soft skill. Mulai dari merajut, membatik, mengolah makanan, dan sebagainya. Di beberapa kesempatan, kader-kader PKK kita mampu berprestasi melalui kegiatan lomba, baik tingkat kecamatan maupun kabupaten,” ujar Ketua TP PKK Desa Kertosari Esti Wismahayati didampingi Ketua Pokja II Sunyi Istighfar Sari.

Selain pemberdayaan melalui keagamaan dan pelatihan, lanjut Esti, PKK juga menggerakan masyarakat, khususnya ibu-ibu untuk turut serta dalam program ekonomi kreatif berbasis kerakyatan. Salah satunya dengan menggelar event Lomba Sambel Uleg.

“Dari kegiatan itu muncul beberapa produk sambel yang layak diproduksi masal dan dipasarkan sebagai produk unggulan desa. Alhmadulillah, sudah sering mengikuti pameran produk unggulan di tingkat kabupaten,” ujarnya bangga.

Sementara itu, Sari menambahkan, berkat dukungan dari pihak pemdes terhadap kegiatan-kegiatan PKK. Berbagai prestasi membanggakan kerap diraih. “Seperti, juara satu lomba kader penyuluh, kreasi tumpeng, dan keluar sebagai juara umum di perlombaan Hari Kesatuan Gerak tingkat Kabupaten,” bebernya.

Tentang Desa Kertosari
Luas Wilayah: 452 Ha
Jumlah Penduduk: 4.583 Jiwa
Jumlah RT/RW: 27/13
Jumlah Dusun: 6 (Kertosari, Kademangan, Selokandang, Kanigoro, Gunungsari, Sumbersuko)
Potensi Desa:
Wisata Desa: Rafting, Outbound, Batik Art, Wisata Air
UKM: Perajin Anatomi Tubuh, Kerajinan Bambu, Rajutan, Minuman Herbal, Aneka Kripik, Budidaya Jamur Tiram
Pertanian: Padi, Sayur, Jagung, Palawija
Perkebunan: Anggur Pohon, Buah Naga, Anggrek, Pisang, Buah Tin
Peternakan: Ayam dan Sapi Pedaging, Kambing, Ikan Lele

(br/jpk/fun/fun/JPR)

Source link